Di Sela Pengabdian, Ibadah Tetap Menjadi Prioritas
Kab.Semarang|MA - Semangat pengabdian yang ditunjukkan Satgas TMMD Reguler ke-129 Kodim 0714/Salatiga tidak hanya tercermin dari kerja keras membangun berbagai sasaran fisik di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, tetapi juga dari kedisiplinan dalam menjalankan kewajiban beribadah. Di tengah padatnya aktivitas pembangunan, ketika waktu salat telah tiba, para prajurit menghentikan sejenak pekerjaan yang sedang dilakukan untuk memenuhi panggilan Allah SWT.
Bagi para anggota Satgas, ibadah merupakan pondasi utama dalam setiap pengabdian. Mereka meyakini bahwa setiap pekerjaan yang dilakukan dengan niat tulus dan diawali dengan doa akan membawa keberkahan serta kelancaran. Oleh karena itu, sesibuk apa pun kegiatan di lapangan, kewajiban kepada Tuhan Yang Maha Esa tetap menjadi prioritas yang tidak pernah diabaikan. Jum'at ( 17/7/2026 )
Suasana khusyuk tampak saat para prajurit berwudu, kemudian melaksanakan salat berjamaah di musala maupun tempat ibadah yang tersedia di sekitar lokasi TMMD. Momen tersebut menghadirkan ketenangan di tengah hiruk-pikuk aktivitas pembangunan. Setelah ibadah selesai, mereka kembali melanjutkan pekerjaan dengan semangat yang semakin kuat, menyelesaikan pengecoran jalan, pembangunan rumah tidak layak huni (RTLH), serta berbagai sasaran lainnya demi kesejahteraan masyarakat.
Sikap disiplin dalam menjaga keseimbangan antara tugas dan ibadah menjadi teladan yang baik bagi warga sekitar. Kehadiran Satgas TMMD tidak hanya membawa perubahan melalui pembangunan fisik, tetapi juga menampilkan nilai-nilai luhur berupa ketakwaan, kedisiplinan, dan tanggung jawab. Kebersamaan antara TNI dan masyarakat pun semakin erat ketika mereka saling mengingatkan dan bersama-sama memakmurkan tempat ibadah.
Melalui TMMD, para prajurit membuktikan bahwa pengabdian kepada bangsa tidak pernah terlepas dari pengabdian kepada Tuhan. Pembangunan yang dikerjakan dengan penuh keikhlasan, kerja sama, dan doa diharapkan menjadi amal kebaikan yang membawa manfaat bagi masyarakat. Di sela-sela pengabdian membangun desa, ibadah tetap menjadi prioritas, karena dari hati yang dekat kepada Tuhan lahir semangat yang tulus untuk terus mengabdi kepada negeri.
( Pendim 0714/Boin )
