HEADLINE
Dark Mode
Large text article

Bupati Aceh Tamiang Pimpinan Upacara Penutupan Latihan Integrasi Taruna Wreda Nusantara

Aceh Tamiang–mediaadvokasi.id:          Komandan Kodim 0117/Aceh Tamiang Letkol Arm. Raden Subhi Fitra Jaya.S.sos,M.M, mengikuti upacara penutupan Latihan Integrasi Taruna Wreda Nusantara (Latsidartanus) ke-46  di Kabupaten Aceh Tamiang yang berlangsung di Lapangan Upacara Yonif 111 Raider/Karma Bakti, Tualang Cut, oada Sabtu (07/02/2026)

Upacara Penutupan Latihan Integrasi Taruna Wreda Nusantara (Latsidartanus) ke-46 di pimpinan langsung oleh Bupati Aceh Tamiang Drs. Armia Pahmi,MH.

Dalam sambutannya Bupati Aceh Tamiang menyampaikan apresiasi yang tinggi dan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh peserta Latihan Integrasi Taruna Wreda Nusantara (Latsitarda) Nusantara ke-46 yang telah melaksanakan pelatihan selama 14 hari di Kabupaten Aceh Tamiang.

“Alhamdulillah pelaksanaan Latsitarda Nusantara ke-46 Tahun 2026 di Kabupaten Aceh Tamiang berjalan dengan baik. Kehadiran 2.003 personel gabungan Satgastar Latsitarda Nusantara ke-46 sungguh luar biasa dan sarat makna. Kami menyadari kehadiran adik-adik taruna di daerah bencana yang parah seperti ini bukan sekadar latihan, melainkan aksi kemanusiaan sesungguhnya,” ucap Bupati. 

Latsitarda Nusantara ke-46 yang telah dilaksanakan selama kurang lebih 14 hari dan tersebar di empat Kecamatan dalam Wilayah Kabupaten Aceh Tamiang (Rantau, Manyak Payed, Karang Baru dan Kota Kualasimpang) telah berhasil menyelesaikan berbagai kegiatan. Baik fisik seperti pembersihan gedung sekolah, Gedung kesehatan, tempat ibadah, kantor, dan polindes. 

Sementara itu kegiatan Non Fisik berupa pembinaan mental dan psiko sosial masyarakat sangat membantu proses normalisasi Aceh Tamiang, dalammemberikan dampak positif secara langsungbagi masyarakat.
“Kalian tidak hanya hadir secara fisik, tetapi menyatu dengan masyarakat. Kami menyaksikan langsung bagaimana taruna-taruna bersama warga membersihkan lumpur di  lokasi terdampak. Kalian telah membantu meringankan beban psikologis warga dan mempercepat pemulihan lingkungan,” ujar Bupati secara bangga.

Lebih lagi, Bupati menyebutkan bencana banjir ini telah menghancurkan ribuan rumah dan melumpuhkan aktivitas ekonomi. Namun, dedikasi, keringat, dan semangat gotong royong yang kalian ditunjukkan telah memberikan semangat baru bagi masyarakat Aceh Tamiang. 

“Kami melepas kalian dengan doa, semoga sukses dalam pendidikan lanjutan dan kelak menjadi pemimpin bangsa yang amanah. Terima kasih atas dedikasi kalian untuk Aceh Tamiang,” Doanya.(Eri Efandi). 

Bantu Kami Berkembang

Bantu Kami Berkembang