HEADLINE
Dark Mode
Large text article

Sambut May Day, Forkopimda Aceh Tamiang Gelar Coffee Morning

Aceh Tamiang–mediaadvokasi.id: Suasana keakraban dan semangat kebersamaan mewarnai peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day di Kabupaten Aceh Tamiang. Unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menggelar pertemuan akbar bertajuk Coffee Morning bersama jajaran pengurus Serikat Pekerja FSP.PP-SPSI Kabupaten Aceh Tamiang, pada Jumat (01/05/2026).
 
Berlangsung di bawah payung tema yang sangat strategis, "Kolaborasi Bersama Mewujudkan Kemajuan Industri dan Kesejahteraan Pekerja," acara ini menjadi wadah silaturahmi yang efektif antara pemerintah, penegak hukum, dan elemen pekerja.
 
Rangkaian pertemuan ini dihadiri oleh para pimpinan daerah yang menjadi penentu kebijakan. Di antara yang hadir adalah Kapolres Aceh Tamiang AKBP Muliadi, S.H., M.H., Plt. Sekda Aceh Tamiang Drs. Syuibun Anwar yang mewakili Bupati, serta Ketua DPRK Aceh Tamiang Fadlon, S.H.. Turut serta memberikan dukungan, perwakilan Kodim 0117/Atam Kapten Inf. Nunu Rukmana, jajaran kepala dinas terkait, dan Ketua PC FSP.PP–SPSI Aceh Tamiang, Tedi Irawan, S.H., M.H., Cpm.
 
Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Aceh Tamiang AKBP Muliadi menyampaikan pesan penting terkait dinamika peringatan May Day. Ia menegaskan bahwa menyuarakan aspirasi adalah hak konstitusional setiap warga negara, namun harus dibingkai dalam cara yang mencerminkan kedewasaan berdemokrasi.
 
"Silakan menyampaikan aspirasi karena itu adalah hak setiap warga negara. Namun, kami mengajak agar dilakukan dengan cara yang santun, damai, tidak anarkis, serta tetap menghormati kepentingan masyarakat luas," ujar AKBP Muliadi dengan tegas.
 
Pimpinan Polres yang juga pernah menjabat sebagai Kasubdit Tipidter Polda Aceh ini pun mengingatkan seluruh elemen buruh untuk tetap waspada dan tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang dapat memecah belah. Ia memastikan bahwa pihak kepolisian siap mengamankan seluruh kegiatan dengan maksimal agar situasi tetap kondusif dan aman bagi semua pihak.
 
Suasana pertemuan yang hangat semakin terasa dengan apresiasi yang disampaikan Ketua DPRK Aceh Tamiang, Fadlon, S.H.. Ia memuji langkah Serikat Pekerja yang selama ini konsisten mengedepankan jalur komunikasi dan dialog daripada konfrontasi.
 
"Kami mengapresiasi langkah Serikat Pekerja yang senantiasa mengedepankan konsultasi. Dengan cara-cara santun yang diatur undang-undang, substansi perjuangan akan lebih mudah tersampaikan dan diterima," ungkap Fadlon. Ia juga menegaskan komitmen Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten untuk terus mengawal dan memperjuangkan hak-hak normatif para pekerja.
 
Sementara itu, Plt. Sekda Aceh Tamiang, Drs. Syuibun Anwar, mewakili Bupati, menyampaikan salam hangat dan ucapan selamat Hari Buruh. Ia menekankan bahwa Pemerintah Daerah selalu memiliki tangan terbuka untuk mendengarkan dan mencari solusi bersama.
 
"Pemerintah Daerah berterima kasih atas kesediaan kawan-kawan berdialog melalui agenda ngopi bersama ini. Tidak ada persoalan yang tidak dapat dipecahkan bila dikomunikasikan dengan baik. Inilah harapan kita semua: jika ada kendala, mari kita diskusikan bersama untuk mencari jalan keluar terbaik," pungkas Syuibun.
 
Pertemuan yang penuh makna ini ditutup dengan harapan besar bahwa sinergi yang terjalin antara regulator, aparat, dan pekerja akan mampu menciptakan iklim industri yang sehat, investasi yang menjanjikan, dan kesejahteraan yang nyata bagi masyarakat Aceh Tamiang.(Eri Efandi).