Tutup TMMD Pangdam Joko Hadi Susilo Serahkan Sumur Bor MCK Dan RTLH Ke Warga
May 21, 2026
Aceh Tamiang–mediaadvokasi.id: Panglima Komando Daerah Militer Iskandar Muda (Pangdam IM), Mayjen TNI Joko Hadi Susilo, S.I.P., secara resmi menutup kegiatan Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-128 Tahun Anggaran 2026 Kodim 0117/Aceh Tamiang. Upacara penutupan berlangsung khidmat di Lapangan Sekolah SMP Negeri 7 Karang Baru, yang beralamat di Desa Sulum, Kecamatan Sekerak, Kabupaten Aceh Tamiang, pada Kamis (21/05/2026). Momen bersejarah ini menjadi penanda berakhirnya rangkaian program pembangunan terpadu yang telah berjalan selama satu bulan terakhir dan memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kesejahteraan serta kemajuan masyarakat setempat.
Prosesi penutupan ini dihadiri oleh jajaran pimpinan tinggi TNI dan unsur pimpinan daerah, di antaranya Komandan Korem 011/Lilawangsa, Bupati Aceh Tamiang, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Tamiang, Asisten Operasi Kasdam IM, Asisten Teritorial Kasdam IM, Kepala Staf Kodam IM, Komandan Kodim 0117/Aceh Tamiang, serta Kapolres Aceh Tamiang. Kehadiran juga turut dihadiri oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), para tokoh masyarakat, tokoh adat, personel TNI dan Polri, serta para pelajar yang memadati lokasi upacara.
Dalam amanatnya, Pangdam IM Mayjen TNI Joko Hadi Susilo menyampaikan bahwa penutupan kegiatan di Aceh Tamiang ini merupakan bagian dari penyelesaian serentak pelaksanaan TMMD Reguler ke-128 yang dilaksanakan di tiga wilayah kabupaten/kota yang berada di bawah kewenangan Kodam Iskandar Muda. Selain di Kodim 0117/Aceh Tamiang, kegiatan yang sama juga telah dilaksanakan dan ditutup di wilayah Kodim 0104/Aceh Timur serta Kodim 0110/Aceh Barat Daya.
"Program TNI Manunggal Membangun Desa atau yang biasa kita kenal dengan sebutan TMMD, merupakan salah satu bentuk Operasi Bhakti TNI yang dilaksanakan secara terpadu, lintas sektoral, dan melibatkan banyak pihak. Mulai dari kementerian, lembaga pemerintah, pemerintah daerah, lembaga nonkementerian, kepolisian, hingga seluruh komponen bangsa yang bergandengan tangan bekerja sama dengan masyarakat, khususnya yang berada di wilayah pedesaan," tegas Pangdam dalam sambutannya.
Lebih lanjut ia menjelaskan, tujuan utama diselenggarakannya program ini adalah untuk mempercepat laju pembangunan di daerah-daerah yang membutuhkan, meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan masyarakat luas, sekaligus memperkuat ikatan kemanunggalan antara TNI dan rakyat. Hubungan erat ini dianggap sebagai kekuatan utama pertahanan negara, sebagaimana telah diamanatkan dalam undang-undang pertahanan negara, di mana rakyat bersama TNI menjadi satu kesatuan pertahanan yang tangguh.
Pada hakikatnya, lanjut Pangdam, kegiatan TMMD tidak hanya berorientasi pada hasil pembangunan fisik semata, seperti jalan, jembatan, atau fasilitas umum. Program ini memiliki tujuan yang jauh lebih mendasar dan strategis, yaitu menumbuhkan rasa cinta tanah air, menanamkan semangat bela negara, serta memperkuat wawasan kebangsaan guna meningkatkan rasa nasionalisme di kalangan masyarakat. Nilai-nilai luhur tersebut diwujudkan melalui berbagai rangkaian kegiatan nonfisik yang menjadi ruh, jiwa, dan nyawa dari seluruh pelaksanaan kegiatan TMMD.
Sementara itu, kegiatan fisik yang telah dilaksanakan selama kurun waktu satu bulan terakhir merupakan bukti nyata sinergi dan kerja keras antara prajurit TNI dan masyarakat dalam bergotong royong membangun desa. Berbagai sasaran pembangunan yang telah dikerjakan dan diselesaikan diharapkan mampu memberikan manfaat langsung yang dirasakan warga, mempermudah akses ekonomi, serta mendorong kemajuan desa secara berkelanjutan ke depannya. Seluruh pelaksanaan kegiatan ini berjalan sejalan dengan tema besar TMMD ke-128, yaitu “TMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa”.
" Dengan berakhirnya pelaksanaan TMMD ke-128 ini, saya berpesan dan berharap kepada seluruh anggota Satgas TMMD maupun masyarakat luas, agar senantiasa terus menjaga kebersamaan, persaudaraan, serta kemanunggalan yang telah terjalin erat antara TNI dengan rakyat. Gunakan semangat ini untuk terus mengembangkan potensi daerah masing-masing menjadi lebih maju, mandiri, dan sejahtera," pesan Mayjen TNI Joko Hadi Susilo.
Di penghujung amanatnya, dengan memanjatkan puji syukur ke hadirat Allah SWT Tuhan Yang Maha Esa, Pangdam Iskandar Muda secara resmi menandai berakhirnya tugas pengabdian tersebut. "Akhirnya, dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim, hari ini Kamis, 21 Mei 2026, pukul 11.45 WIB, Program TNI Manunggal Membangun Desa Reguler ke-128 Tahun Anggaran 2026 secara resmi saya nyatakan ditutup," tegasnya disambut tepuk tangan meriah seluruh peserta upacara.
Usai pelaksanaan upacara penutupan yang berlangsung penuh kekhidmatan tersebut, Pangdam IM beserta rombongan pimpinan melanjutkan kegiatan dengan meninjau langsung lokasi sasaran pembangunan. Dalam kesempatan itu, Pangdam juga secara simbolis menyerahkan sejumlah fasilitas hasil pembangunan kepada masyarakat penerima manfaat, di antaranya fasilitas Sumur Bor, sarana Mandi, Cuci, dan Kakus (MCK), serta bantuan perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Penyerahan ini menjadi bukti sahih bahwa hasil kerja keras selama sebulan penuh kini telah menjadi milik masyarakat dan siap dimanfaatkan untuk meningkatkan kualitas hidup warga Desa Sulum dan sekitarnya.(Eri Efandi).