Lapas Purwodadi Kreatif, Pembinaan Kemandirian Warga Binaan Bidang Otomotif, Perakitan dan Pengecatan Motor
Grobogan |MA– Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Purwodadi terus berkomitmen meningkatkan keterampilan dan kemandirian warga binaan melalui berbagai program pembinaan yang produktif. Salah satunya diwujudkan melalui kegiatan pembinaan kemandirian bidang otomotif, perakitan dan pengecatan motor.
Kegiatan tersebut memberikan kesempatan kepada warga binaan untuk mengembangkan keterampilan praktis di bidang otomotif, mulai dari proses perakitan, perawatan, perbaikan komponen, hingga pengecatan kendaraan bermotor. Pembinaan dilaksanakan dengan mengedepankan aspek keterampilan, ketelitian, kedisiplinan, keselamatan kerja, serta tanggung jawab.
Dalam pelaksanaannya, warga binaan terlibat secara langsung dalam proses pengerjaan kendaraan, termasuk melakukan pembongkaran dan pemasangan komponen serta penyelesaian bagian bodi dan pengecatan. Kegiatan ini menjadi sarana pembelajaran yang diharapkan dapat memberikan pengalaman kerja nyata bagi warga binaan.
Kepala Lapas Kelas IIB Purwodadi, Erik Murdiyanto, menyampaikan bahwa pembinaan kemandirian merupakan bagian penting dalam proses pemasyarakatan karena tidak hanya berorientasi pada keterampilan, tetapi juga mempersiapkan warga binaan agar memiliki bekal ketika kembali ke tengah masyarakat.
“Kami terus mendorong agar warga binaan mendapatkan keterampilan yang benar-benar bermanfaat dan dapat dikembangkan setelah selesai menjalani masa pidana. Melalui pembinaan bidang otomotif, perakitan dan pengecatan motor ini, kami berharap mereka memiliki kompetensi, pengalaman, serta kepercayaan diri untuk menjadi pribadi yang lebih mandiri dan produktif,” ujar Erik. Minggu (04/10).
Lebih lanjut, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya Lapas Kelas IIB Purwodadi dalam menciptakan pembinaan yang berorientasi pada kemandirian dan produktivitas warga binaan. Keterampilan yang diperoleh diharapkan dapat menjadi modal untuk membuka peluang usaha maupun memasuki dunia kerja setelah kembali ke masyarakat.
Melalui pembinaan yang berkelanjutan, Lapas Kelas IIB Purwodadi berupaya mewujudkan proses pemasyarakatan yang tidak hanya memberikan pembinaan kepribadian, tetapi juga membekali warga binaan dengan keterampilan kerja sebagai bekal menuju kehidupan yang lebih mandiri dan produktif.
(Prabu Cakra)
