TNI Bersama Warga Lanjutkan Pembangunan Jembatan Garuda Merah Putih di Dusun Tebangun, Gayo Lues, Pulihkan Akses Ekonomi Pascabencana
November 03, 2026
Gayo Lues - Mediaadvokasi.id
Semangat gotong royong dan kemanunggalan antara Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan masyarakat kembali terlihat nyata di pedalaman Kabupaten Gayo Lues. Pada Selasa, 3 November 2026, Babinsa Koramil 09/Putri Betung, Sertu Rano Karno, bersama personel BKO Batalyon Teritorial Pembangunan (Yonif TP) 855/Raksaka Dharma dan warga setempat, kembali menggelar aksi gotong royong melanjutkan pembangunan Jembatan Garuda Merah Putih di Dusun Tebangun, Desa Pintu Gayo, Kecamatan Putri Betung.
Pembangunan jembatan ini merupakan wujud nyata bantuan langsung dari Pemerintah Pusat melalui Presiden Republik Indonesia yang disalurkan lewat TNI Angkatan Darat, khususnya Kodim 0113/Gayo Lues. Infrastruktur ini dihadirkan untuk memulihkan akses mobilitas warga yang wilayahnya sempat lumpuh akibat bencana alam hidrometeorologi beberapa waktu lalu. Luapan arus sungai sebelumnya telah merusak jembatan utama yang menjadi urat nadi perekonomian masyarakat dalam mengais rezeki dari sektor pertanian dan perkebunan.
Seluruh proses pengerjaan, mulai dari tahap awal hingga penyelesaian (finishing), dikerjakan secara gotong royong antara prajurit TNI dan masyarakat. Untuk material alam seperti pasir dan batu tidak didatangkan dari luar karena ketersediaannya di sekitar lokasi pembangunan sangat melimpah, sehingga dikelola secara swadaya dan gotong royong oleh prajurit dan warga lokal. Pada hari ini, fokus pekerjaan diarahkan pada kelanjutan penggalian lubang pondasi penahan tali sling secara manual.
Tujuan Pembangunan Jembatan Garuda Merah Putih:
Menjadi jalur transportasi utama yang aman dan andal untuk mendukung aktivitas harian masyarakat.
Memangkas jarak dan waktu tempuh warga secara signifikan dari area permukiman menuju lahan perkebunan.
Mempermudah mobilitas pengangkutan hasil panen guna meningkatkan perekonomian serta kesejahteraan warga lokal.
Harapan yang Ingin Dicapai:
Pemerintah Daerah dan unsur TNI berharap rampungnya pengerjaan jembatan ini dapat sepenuhnya mengembalikan konektivitas wilayah yang sempat terputus, memperlancar rantai distribusi hasil bumi, serta mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat di wilayah perbatasan dan pedalaman. Selain itu, kehadiran infrastruktur ini diharapkan semakin memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap perhatian pemerintah, khususnya bagi warga yang berdomisili di wilayah pedalaman atau pelosok.
"Kami bersama rekan-rekan dari BKO Yonif TP 855/Raksaka Dharma dan warga Dusun Tebangun bahu-membahu melanjutkan pengerjaan ini agar jembatan bisa segera rampung. Kami ingin memastikan akses warga kembali normal, roda perekonomian dari sektor perkebunan tidak lagi terhambat, dan masyarakat merasa aman serta diperhatikan oleh pemerintah melalui kehadiran TNI di tengah-tengah mereka," ujar Babinsa Koramil 09/Putri Betung, Sertu Rano Karno.