TNI dan Warga Bahu-Bahu Lanjutkan Pembangunan Jembatan Garuda Merah Putih di desa Ramung Musara
November 01, 2026
Gayo Lues - Mediaadvokasi.id
Babinsa Koramil 09/Putri Betung, Sertu Hadi Kis, bersama personel BKO Batalyon Teritorial Pembangunan (Yonif TP) 855/Raksaka Dharma dan warga setempat, kembali menggelar aksi gotong royong melanjutkan pembangunan Jembatan Garuda Merah Putih di Dusun Daun Salam, Desa Ramung Musara, Kecamatan Putri Betung, Kabupaten Gayo Lues.
Pembangunan jembatan ini merupakan bentuk bantuan langsung dari Pemerintah Pusat melalui Presiden Republik Indonesia yang disalurkan via TNI Angkatan Darat, khususnya Kodim 0113/Gayo Lues.
Proyek infrastruktur ini dikerjakan guna memulihkan akses mobilitas warga yang wilayahnya terdampak bencana alam hidrometeorologi beberapa waktu lalu. Sebelumnya, jembatan di wilayah tersebut mengalami kerusakan parah akibat luapan arus sungai yang sempat melumpuhkan akses utama masyarakat dalam mengais rezeki di sektor pertanian dan perkebunan.
Seluruh proses pengerjaan, mulai dari tahap awal hingga penyelesaian (finishing), dikerjakan secara bergotong royong antara prajurit TNI dan masyarakat. Adapun material alam seperti pasir dan batu dikelola secara swadaya mengingat ketersediaannya di lokasi pembangunan sangat melimpah.
Fokus pengerjaan pada hari ini dilanjutkan dengan proses pengecoran pondasi tiang Pylon (tiang tower).
Tujuan Pembangunan Jembatan Garuda Merah Putih:
Menjadi jalur transportasi utama yang aman dan andal untuk mendukung aktivitas harian masyarakat.
Memangkas jarak dan waktu tempuh warga secara signifikan dari area pemukiman menuju lahan perkebunan.
Mempermudah mobilitas pengangkutan hasil panen guna meningkatkan perekonomian serta kesejahteraan warga lokal.
Harapan yang Ingin Dicapai:
Pemerintah Daerah dan unsur TNI berharap rampungnya pengerjaan jembatan ini dapat sepenuhnya mengembalikan konektivitas wilayah yang sempat terputus, memperlancar rantai distribusi hasil bumi, serta mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat di wilayah perbatasan dan pedalaman. Selain itu, kehadiran infrastruktur ini diharapkan semakin memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap kepedulian pemerintah pusat dan daerah terhadap warga yang berdomisili di wilayah pedalaman atau pelosok.
Testimoni Babinsa Koramil 09/Putri Betung, Sertu Hadi Kis:
"Gotong royong ini adalah wujud nyata kehadiran TNI di tengah-tengah masyarakat, terutama dalam memulihkan fasilitas vital pasca-bencana. Kami bersyukur sinergi antara prajurit, BKO Yonif TP 855/Raksaka Dharma, dan warga berjalan sangat baik. Harapan besar kami, jembatan ini nantinya tidak hanya memperlancar mobilitas dan ekonomi warga Desa Ramung Musara, tetapi juga merawat semangat kebersamaan dan kekeluargaan di wilayah pedalaman ini."