Ubah Lahan Tidur Jadi Produktif" Bupati Armia Pahmi Dukung Program Pertanian Kodim 0117/ATAM
May 10, 2026
Aceh Tamiang–mediaadvokasi.id:
Upaya mewujudkan kemandirian dan ketahanan pangan daerah terus digalakkan oleh Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang bersama jajaran TNI. Hal ini dibuktikan melalui pelaksanaan kegiatan penanaman jagung perdana tahun 2026 yang digelar di lahan Kompi Produksi, Kampung Bukit Rata, Kecamatan Kejuruan Muda, pada Sabtu (9/5/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari program strategis Kodim 0117/Aceh Tamiang dalam mendukung kebijakan ketahanan pangan nasional yang dicanangkan pemerintah pusat.
Acara penanaman perdana ini dihadiri langsung oleh Bupati Aceh Tamiang, Irjen Pol. (Purn.) Drs. Armia Pahmi, MH, bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), para Kepala Satuan Kerja Perangkat Kabupaten (SKPK), pimpinan BUMN/BUMD, manajemen perusahaan perkebunan kelapa sawit, serta tokoh masyarakat dan perangkat kampung setempat. Kehadiran para pemangku kepentingan ini menjadi simbol sinergitas kuat antara unsur sipil dan militer dalam memajukan sektor pertanian dan kesejahteraan masyarakat.
Kegiatan pemanfaatan lahan Kompi Produksi ini merupakan langkah nyata dalam mengubah lahan tidur yang memiliki potensi pertanian tinggi menjadi wilayah produktif. Lahan seluas beberapa hektare ini sebelumnya telah membukukan catatan keberhasilan, di mana pada tahun-tahun sebelumnya telah menghasilkan panen melimpah dan sesuai target yang ditetapkan, sebelum sempat terganggu akibat bencana banjir yang melanda wilayah tersebut. Berbagai jenis komoditas pertanian pernah ditanam di lokasi ini, mulai dari cabai caplak, pepaya, pisang, terong, kangkung, ubi kayu, hingga pengembangan budidaya perikanan berupa pembibitan ikan nila, lele, dan gurame.
Dalam sambutannya, Bupati Aceh Tamiang, Irjen Pol. (Purn.) Drs. Armia Pahmi, MH menyampaikan apresiasi tinggi atas inisiatif yang digagas Kodim 0117/Aceh Tamiang. Ia menegaskan bahwa Pemerintah Daerah berkomitmen penuh untuk mendukung setiap kegiatan pertanian yang bertujuan memperkuat ketahanan pangan daerah. Dukungan tersebut akan diwujudkan melalui penyediaan bibit unggul berkualitas, bantuan pupuk bersubsidi, hingga pendampingan teknis langsung kepada para petani agar hasil panen semakin optimal.
“Pemerintah Daerah berkomitmen untuk terus mendukung kegiatan pertanian dalam upaya memperkuat ketahanan pangan daerah, baik dari segi penyediaan bibit unggul, pupuk maupun pendampingan teknis kepada para petani,” tegas Bupati Armia di hadapan para peserta kegiatan.
Lebih lanjut ia menjelaskan bahwa jagung merupakan salah satu komoditas strategis nasional yang memiliki peran ganda, yakni sebagai bahan utama pemenuhan kebutuhan pangan masyarakat sekaligus komoditas ekonomi yang menjadi sumber pendapatan utama bagi ribuan petani di Aceh Tamiang. Oleh sebab itu, optimalisasi penanaman jagung diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi perekonomian daerah.
“Kami berharap, penanaman jagung di lahan Kompi Produksi ini dapat membawa dampak positif di lingkungan masyarakat, khususnya Kecamatan Kejuruan Muda. Kegiatan ini diharapkan mampu membangkitkan semangat kita semua dalam mengoptimalkan pemanfaatan lahan kosong atau lahan tidur, sehingga ke depannya produktivitas tanaman pangan dan palawija di wilayah ini semakin meningkat,” tambahnya.
Di akhir sambutannya, mantan perwira tinggi Polri ini mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersatu dan bekerja keras. “Dengan semangat kebersamaan dan kerja keras, kami yakin kita dapat mewujudkan ketahanan pangan yang kuat di wilayah Kodim 0117/Aceh Tamiang dan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat luas,” harapnya.
Sementara itu, Komandan Kodim 0117/Aceh Tamiang, Letkol Arm. Raden Subhi Fitra Jaya, menyatakan bahwa program penanaman jagung ini bukan sekadar kegiatan rutin penanaman semata, melainkan bentuk kontribusi berkelanjutan TNI dalam mendukung program ketahanan pangan nasional sesuai arahan pimpinan TNI dan Kementerian Pertahanan.
“Kami ingin menunjukkan bahwa prajurit TNI Angkatan Darat juga berperan aktif dalam mendukung pembangunan nasional, termasuk di sektor pertanian yang merupakan bagian sangat penting dari ketahanan nasional negara ini. Program ini kami jalankan sebagai implementasi instruksi pimpinan untuk memperkuat kemandirian pangan di lingkungan militer maupun lingkungan masyarakat sekitar,” tegas Letkol Raden Subhi Fitra Jaya.
Dandim menjelaskan bahwa selain bertujuan memanfaatkan lahan kosong milik satuan agar lebih produktif, kegiatan ini juga dirancang untuk memberikan manfaat yang lebih luas. Hasil panen nantinya tidak hanya digunakan untuk kebutuhan internal satuan, tetapi juga diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan pangan masyarakat sekitar dan menjadi contoh bagi warga dalam bercocok tanam secara modern dan berkelanjutan.
Pada kesempatan yang sama, rangkaian kegiatan juga diisi dengan penanaman berbagai jenis pohon produktif dan pohon pelindung di sekitar area lahan pertanian. Langkah ini merupakan wujud kepedulian terhadap pembinaan lingkungan hidup dan konservasi alam, sehingga keseimbangan ekosistem tetap terjaga seiring berjalannya aktivitas pertanian.
Kehadiran unsur pimpinan perusahaan perkebunan kelapa sawit dan pemangku kepentingan lainnya dalam kegiatan ini juga membuka peluang kerja sama lintas sektor. Sinergitas antara militer, pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat sipil diharapkan menjadi fondasi kuat dalam memulihkan dan meningkatkan kembali produktivitas pertanian Aceh Tamiang pasca terdampak bencana alam sebelumnya.
Dengan komitmen yang kuat dan dukungan semua pihak, Kodim 0117/Aceh Tamiang bertekad untuk terus mengembangkan program serupa di masa mendatang, sehingga lahan tidur di berbagai wilayah kampung di Aceh Tamiang dapat berubah menjadi sumber pangan dan kesejahteraan bagi seluruh rakyat.(Eri Efandi).