Kampung Bundar hingga Huntara Danantara" Pemerintah Serahkan Bantuan
May 11, 2026
Aceh Tamiang–mediaadvokasi.id: Langkah nyata pemerintah pusat dan daerah dalam mempercepat pemulihan kondisi masyarakat pascabencana terus digalakkan di Kabupaten Aceh Tamiang. Informasi yang di terima awak media dari Grub Mitra Humas Aceh Tamiang pada Senin (11/05)2026), Bupati Aceh Tamiang, Irjen Pol. (Purn.) Drs. Armia Pahmi, M.H., bersama Direktur Jenderal Administrasi Kewilayahan Kementerian Dalam Negeri, Safrizal Z.A., melakukan kunjungan kerja sekaligus meninjau fasilitas penunjang kebutuhan dasar warga di Kampung Bundar dan Huntara Danantara, Kecamatan Karang Baru. Dalam kesempatan tersebut, turut diserahkan bantuan paket perlengkapan dapur sebagai dukungan pemulihan kehidupan masyarakat yang terdampak bencana.
Rombongan pimpinan daerah dan pusat tiba pertama kali di Kampung Bundar. Di lokasi ini, kegiatan utama difokuskan pada peninjauan langsung fasilitas instalasi air bersih yang telah dibangun pemerintah melalui satuan tugas penanganan bencana. Keberadaan fasilitas ini menjadi sangat krusial, mengingat pasca terjadinya bencana alam sebelumnya, sumber air bersih di wilayah tersebut terkontaminasi dan mengalami kerusakan, sehingga menyulitkan warga dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari. Selain pengecekan fasilitas, pemerintah juga menyalurkan sebanyak 100 paket perlengkapan dapur kepada warga yang terdampak.
Dalam keterangannya, Bupati Aceh Tamiang, Irjen Pol. (Purn.) Drs. Armia Pahmi, M.H., menyampaikan bahwa penyaluran bantuan merupakan proses berjenjang yang dilakukan demi ketepatan sasaran. Ia memohon pengertian dan kesabaran masyarakat yang hingga saat ini belum mendapatkan bantuan, dengan memastikan bahwa data penerima telah tersedia dan sedang melalui tahap verifikasi administrasi.
“Sebagian masyarakat di beberapa kampung sudah menerima bantuan. Bagi masyarakat yang belum menerima, kami mohon bersabar karena data sudah tersedia dan saat ini masih dalam proses verifikasi. Penyaluran bantuan dilakukan secara bergelombang dan semua akan mendapatkan haknya masing-masing sesuai ketentuan yang berlaku,” tegas Bupati Armia di hadapan warga yang berkumpul.
Sementara itu, Dirjen Administrasi Kewilayahan Kemendagri, Safrizal Z.A., menegaskan bahwa kehadiran pihaknya di Aceh Tamiang merupakan bentuk komitmen pemerintah pusat untuk memastikan proses penanganan dan pemulihan pascabencana berjalan cepat dan tepat sasaran. Ia menjelaskan bahwa pembangunan instalasi air bersih adalah solusi darurat yang disiapkan mengingat kesulitan utama yang dialami warga adalah akses terhadap air bersih yang layak konsumsi.
“Apabila di kemudian hari terdapat kendala atau kerusakan pada fasilitas air bersih yang telah dibangun ini, masyarakat diminta segera melapor kepada perangkat kampung atau dinas terkait agar dapat segera diperbaiki. Pemerintah terus memonitor penyaluran berbagai jenis bantuan, mulai dari hunian sementara (Huntara), hunian tetap (Huntap), jaminan hidup, bantuan ekonomi, hingga perlengkapan rumah tangga lainnya,” ungkap Safrizal.
Lebih lanjut ia menguraikan bahwa proses administrasi memerlukan ketelitian mengingat jumlah warga yang terdata sebagai korban bencana mencapai ratusan ribu jiwa. Hal ini memerlukan tahapan verifikasi silang agar bantuan benar-benar diterima oleh pihak yang berhak.
“Yang terpenting masyarakat tetap bersabar. InsyaAllah bantuan akan segera disalurkan. Kehadiran kami hari ini juga bertujuan untuk memastikan jalur koordinasi berjalan baik dan proses percepatan penyaluran bantuan berjalan sesuai rencana,” tambahnya.
Setelah menyelesaikan rangkaian kegiatan di Kampung Bundar, rombongan melanjutkan kunjungan ke Huntara Danantara, wilayah Simpang Empat Opak, Kecamatan Karang Baru. Di lokasi hunian sementara yang menjadi tempat tinggal ribuan warga terdampak ini, pemerintah kembali menyalurkan bantuan berupa 600 paket perlengkapan dapur. Penyerahan dilakukan secara simbolis kepada perwakilan masyarakat penerima bantuan sebagai tanda dimulainya pendistribusian bantuan tersebut ke masing-masing kepala keluarga.
Kegiatan kunjungan dan penyerahan bantuan ini turut dihadiri oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), para Kepala Satuan Kerja Perangkat Kabupaten (SKPK), unsur Forkopimcam, Datok Penghulu, kepala dusun, serta tokoh masyarakat dan warga setempat. Kehadiran para pemangku kepentingan ini menjadi bukti sinergitas yang kuat antara pemerintah pusat dan daerah dalam mendampingi masyarakat Aceh Tamiang hingga kondisi pulih kembali sepenuhnya.(Eri Efandi)