HEADLINE
Dark Mode
Large text article





















Sempat Disorot, Pendapatan Daerah Palembang Meroket Tembus Rp940 Miliar, LGI Sumsel Apresiasi Kinerja Bapenda

PALEMBANG, MA – Kabar baik datang dari postur keuangan Pemerintah Kota Palembang. Sempat menjadi sorotan tajam publik akibat lambatnya serapan anggaran pada pekan pertama April, grafik realisasi Pendapatan Daerah kini menunjukkan lonjakan yang sangat signifikan dan menggembirakan.

Berdasarkan pembaruan data Sistem Informasi Keuangan Daerah (SIKD) per 13 April 2026, total Pendapatan Daerah Kota Palembang meroket menjadi Rp940,34 Miliar atau menyentuh 20,13% dari target pagu.

Angka ini menunjukkan akselerasi luar biasa jika dibandingkan dengan data lima hari sebelumnya (8 April 2026) yang baru berada di angka Rp470,29 Miliar (10,07%). Artinya, terdapat penambahan pencatatan pemasukan ke kas daerah sebesar lebih dari Rp470 Miliar hanya dalam kurun waktu kurang dari sepekan. 

Rinciannya, Pendapatan Asli Daerah (PAD) naik menjadi Rp314,92 Miliar (13,39%) dan Transfer Pusat (TKDD) melesat ke angka Rp625,42 Miliar (31,30%).

Ketua DPW LSM Laskar Garuda Indonesia (LGI) Provinsi Sumatera Selatan, Al Anshor, S.H., C.MSP, menyambut positif tren kenaikan ini dan memberikan apresiasi serta dukungan moral kepada jajaran Pemerintah Kota Palembang, khususnya Badan Pendapatan Daerah (Bapenda).

"LGI Sumsel memberikan apresiasi dan dukungan moral yang sebesar-besarnya atas respons cepat dari jajaran Pemkot dan Bapenda Palembang. Kenaikan drastis hingga menyentuh angka Rp940 Miliar ini membuktikan bahwa mesin birokrasi kita sebenarnya mampu berlari kencang dan merespons masukan publik dengan tindakan nyata," ujar Al Anshor.

Al Anshor menekankan bahwa kritik yang sebelumnya dilayangkan oleh LGI murni merupakan bentuk rasa cinta dan fungsi pengawasan (social control) agar roda pemerintahan berjalan optimal demi kepentingan masyarakat luas.

"Ketika kinerja melambat, sudah menjadi tugas kami untuk mengingatkan. Namun, ketika ada progres yang sangat baik seperti saat ini, kami adalah pihak pertama yang akan memberikan tepuk tangan dan dukungan. Semangat 'berlari' ini yang kita butuhkan agar target PAD tahun 2026 bisa tercapai," tambahnya.

Sebagai mitra kritis dan konstruktif pemerintah, LGI Sumsel berharap ritme kerja dan optimalisasi penagihan pendapatan ini dapat terus dipertahankan di bulan-bulan berikutnya.

Lebih lanjut, dengan mulai sehatnya arus kas daerah saat ini, LGI mendorong agar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) teknis segera melakukan percepatan pada sektor Belanja Modal yang saat ini masih di angka 2,25%. Tujuannya agar pembangunan infrastruktur, fasilitas publik, dan program pro-rakyat lainnya bisa segera dinikmati oleh warga Kota Palembang. (Red)