Malam Perpisahan Libur Idul Adha 1447 H Balai Pengajian Bustanul Qur’an Berlangsung Meriah
May 22, 2026
ACEH TIMUR – Malam perpisahan libur Idul Adha 1447 Hijriah yang digelar Balai Pengajian Bustanul Qur’an Dusun Tualang, Gampong Pante Rambong, Kecamatan Pante Bidari, Kabupaten Aceh Timur berlangsung meriah dan penuh suasana kekeluargaan, Kamis malam Jumat, 21 Mei 2026.
Kegiatan tersebut menjadi penutup rangkaian pembinaan santri selama masa libur Idul Adha yang diisi dengan berbagai perlombaan keagamaan. Balai Pengajian Bustanul Qur’an yang merupakan cabang Dayah Bustanul Huda Paya Pasi itu sukses menghadirkan suasana islami yang penuh semangat dan antusias dari para santri maupun wali santri dan tamu undangan yang hadir
Sebelum malam pembagian hadiah dilaksanakan, para santri dan santriwati terlebih dahulu mengikuti berbagai perlombaan seperti hafalan doa, azan, tilawah, praktik salat, pidato islami hingga cerdas cermat agama. Setelah seluruh perlombaan selesai, panitia bersama dewan juri menetapkan para juara yang kemudian menerima hadiah dan penghargaan pada malam puncak acara.
Pimpinan Balai Pengajian Bustanul Qur’an, Ummi Halimatus Sadiah yang akrab disapa “Ukhti” oleh para santrinya, mengungkapkan rasa bangga atas semangat belajar anak-anak didiknya. Meski rata-rata santri berusia 5 hingga 13 tahun, mereka dinilai sangat aktif, disiplin dan memiliki semangat tinggi dalam mengikuti pengajian maupun perlombaan keagamaan.
"Anak-anak sangat antusias. Ini menjadi kebanggaan bagi kami karena sejak kecil mereka sudah dibiasakan mencintai Al-Qur’an dan belajar agama, ujarnya.
Sementara itu, Kepala Desa (Keuchik) Gampong Pante Rambong, Hermanto, turut memberikan apresiasi tinggi terhadap kegiatan yang dilaksanakan oleh Balai Pengajian Bustanul Qur’an tersebut.
Menurutnya, kegiatan keagamaan seperti ini sangat penting dalam membentuk karakter generasi muda yang berakhlak dan cinta terhadap ajaran Islam.
"Kami dari pemerintah desa sangat mengapresiasi dan mendukung kegiatan ini, Balai pengajian memiliki peran besar dalam membina akhlak dan pendidikan agama anak-anak di desa. Semoga kegiatan seperti ini terus berjalan dan semakin berkembang, kata Hermanto.
Selain itu, dewan juri perlombaan juga menyampaikan pesan motivasi kepada seluruh peserta agar terus meningkatkan semangat belajar agama dan tidak cepat puas dengan hasil yang telah diraih.
Menurut dewan juri, kemenangan bukan hanya soal mendapatkan hadiah, tetapi tentang keberanian tampil, belajar disiplin dan membangun rasa percaya diri sejak usia dini.
"Semua peserta adalah anak-anak hebat. Yang menang jangan sombong dan yang belum menang jangan berkecil hati. Terus belajar dan cintai Al-Qur’an, pesan dewan juri di hadapan para santri dan wali santri.
Pesan penuh makna juga disampaikan Imam Dusun Tualang, Tgk Zulfahmi. Dalam tausiyah singkatnya, ia mengajak para orang tua untuk terus mendukung anak-anak agar istiqamah mengikuti pengajian dan menjadikan pendidikan agama sebagai pondasi utama dalam kehidupan.
"Anak-anak adalah amanah. Jika sejak kecil dibiasakan dekat dengan Al-Qur’an dan majelis ilmu, insya Allah mereka akan tumbuh menjadi generasi yang berakhlak mulia dan bermanfaat bagi agama serta masyarakat, ujar Tgk Zulfahmi.
Acara malam perpisahan tersebut ditutup dengan doa bersama dan sesi foto para juara bersama dewan guru serta wali santri dalam suasana penuh haru, kebersamaan dan kebanggaan terhadap generasi muda islami di Gampong Pante Rambong.
Reporter: ZAS