HEADLINE
Dark Mode
Large text article














Mendobrak Kemandirian Ekonomi Warga dengan Usaha Pengolahan Keripik Ceker


Kabupaten Semarang|MA-Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui pengembangan usaha mikro yang memiliki nilai tambah. Salah satu inovasi yang kini mendapat perhatian adalah usaha pengolahan keripik ceker ayam, yang menjadi peluang usaha baru bagi warga desa.Senin (3/8/2026).


Melalui pendampingan dan pelatihan yang dilaksanakan dalam rangkaian kegiatan TMMD Reguler, masyarakat diperkenalkan pada teknik pengolahan ceker ayam menjadi keripik yang renyah, higienis, dan memiliki nilai jual lebih tinggi. Produk ini diharapkan mampu menjadi alternatif sumber pendapatan bagi keluarga sekaligus membuka peluang usaha berbasis potensi lokal.


Komandan Kodim 0714/Salatiga selaku Dansatgas TMMD Reguler ke-129 Letkol Kav Fajar Hapsari Nugroho,.S.I.P,.M.M,. menyampaikan bahwa pemberdayaan masyarakat merupakan bagian penting dari tujuan TMMD. Kehadiran program ini diharapkan tidak hanya meninggalkan hasil pembangunan fisik, tetapi juga membangun semangat kemandirian ekonomi masyarakat.


"Melalui pengolahan keripik ceker ini, kami ingin masyarakat mampu melihat bahwa bahan yang selama ini dianggap sederhana dapat diolah menjadi produk bernilai ekonomi. Dengan kreativitas dan kemauan berusaha, peluang meningkatkan kesejahteraan terbuka semakin luas," ujarnya.


Proses pembuatan keripik ceker dimulai dari pemilihan bahan baku, pembersihan, perebusan dengan bumbu, pengeringan, hingga proses penggorengan dan pengemasan. Selain mengutamakan cita rasa, pelaku usaha juga dibekali pentingnya menjaga standar kebersihan dan kualitas produk agar mampu bersaing di pasar. Pendampingan mengenai pengemasan dan pemasaran juga menjadi bagian dari kegiatan, sejalan dengan praktik pengolahan pangan yang baik untuk meningkatkan daya saing produk UMKM


Antusiasme warga, khususnya kelompok ibu-ibu dan pelaku UMKM desa, terlihat tinggi selama pelatihan berlangsung. Mereka optimistis usaha keripik ceker dapat berkembang menjadi produk unggulan desa yang mampu dipasarkan hingga ke luar daerah.


Melalui sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat, TMMD Reguler diharapkan mampu melahirkan UMKM yang tangguh, memperkuat ekonomi desa, serta mewujudkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan. Semangat gotong royong yang menjadi ruh TMMD tidak hanya membangun jalan dan fasilitas umum, tetapi juga membangun harapan serta masa depan ekonomi masyarakat desa.