KLPI Sawahlunto Boyong Piala Juara FORNAS VIII NTB
Sawahlunto.MA-Sebuah prestasi yang jarang dapat dicapai dalam waktu yang singkat, namun tekat tiga srikandi ini ahkir nya membuahkan hasil yang dapat memuaskan Kota Sawahlunto.
Dari hasil lomba KLPI yang diikuti oleh 120 peserta seluruh Indonesia, para srikandi yang di ketuai Risnawati.SE ini awal pertandingan KLPI Sawahlunto masuk final, pada keesok hari nya di babak final KLPI Sawahlunto berhasil mendapat juara tiga dari 120 peserta.
Riris panggilan akrabnya, kepada media ini menyampaikan ucapan trimakasih Ibu Neldaswati anggota DPRD Provinsi yang telah mengambil andil dalam keberangkatan KLPI Kota Sawahlunto sekaligus membawa hasil serta dapat mengharumkan nama Sawahlunto tidak luput dari film srikandi KLPI atas dukungan penuh dari para pembina KLPI Sawahlunto yaitu Ilman ( Uak) dan Doni Asta keduanya juga sebagai anggota DPRD Sawahlunto, juga mantan walikota Bapak Deri Asta serta Ketua DPRD Ibu Susi
Haryati, juga dukungan penuh dari kepala Desa Kubang Tangah Rice beserta staf Desa.Disisi lain tak lupa ucapan trimakasih kepada Bapak Walikota Riyanda Putra yang telah memberikan dukungan pada saat akan berangkat dimedan juamg Fornas VIII NTB .
Rismawatì kepada awak media mengatakan, kemenangan yang digapai oleh KLPI Sawahlunto adalah sebuah langkah yang penuh krikil tajam dan penuh tanda tanya, apa lagi disaat nama disebut sebagai juara KLPI di Fornas, tiga atlit Sawahlunto sambil menangis, tangis bahagia, karena perjuangan KLPI Sawahlunto Sumbar mendapatkan prestasi yang tak mudah yang dilalui para atlit KLPI Sawahlunto karena ibarat mereka pergi dengan peluru pas pasan, dan tak pernah yang lebih sedihnya, ungkap Ketua KLPI Riris saat akan bertanding kita dikasi kue kotak dari para atlit KLPI Papua, karena dari Sawahlunto jangankan kue kotak melihat atlit KLPI bertanding saja tidak pernah, ujaran riris seperti kami ini kehilangan induk, padahal induk kita ada tapi dimana ? Urai Riris dengan nada penuh kecewa.
Rismawati ( Ris) ketua KLPI Sawahlunto, juga dipercaya sebagai ketua Persatuan Putra Putri Angkatan Darat (PPPAD) Kabupaten Sijunjung tidak pernah ada kata mundur, mandat adalah amanah, sekali dayung perahu dia akan meluncur deras ibarat peluru lepas dari senapannya, itulah jiwa anak kolong, pantang surut sebelum membawa kemenangan, membayangkan 120 peserta seindonesia yang dikomandoi anak kolong ini, bisa membawa peluru terbaik di ajang Fornas VIII NTB, padahal KLPI baru berdiri sudah ada duri yang berserakan ditambah lagi fitnah dari mereka yang kurang paham berorganisasi, yang pintar menebar fitnah tampa bisa membuktikan,Riris mengatakan ini Sawahlunto kawan ! Kota ini kecil kawan? berbuat borok diuujung sana, diujung sini pasti ketahuan kecuali mereka bukan orang Sawahlunto, penjahit jatuh di Talawi, orang Silungkang pasti tahu,
Begitulah kondisi kota kecil lebih banyak orang baik, yang kurang baik akan sulit membaur dengan sesamanya,untuk itu yang menebar fitnah, kembalilah kejalan yang benar, kita bersaudara harap Riris menutup pembicaraannya kepada media.
Yanto.Media Advokasi





