Buka Musrenbang RKPD 2027, Sekda Syuibun: Pembangunan Harus Jawab Tantangan Bencana
April 22, 2026
Aceh Tamiang–mediaadvokasi.id:
Mewakili Bupati Aceh Tamiang, Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah (Plt. Sekda), Drs. Syuibun Anwar secara resmi membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027. Kegiatan berlangsung di Aula Setdakab, Selasa (21/04/2026).
Mengusung tema “Aceh Tamiang Bangkit Melalui Pembangunan yang Lebih Baik dan Berkelanjutan”, forum ini bertujuan membahas, menyelaraskan, dan menyepakati arah kebijakan serta prioritas pembangunan daerah untuk tahun anggaran mendatang.
Dalam sambutannya, Sekda Syuibun Anwar memaparkan bahwa prioritas pembangunan tahun 2027 difokuskan pada beberapa sektor strategis. Di antaranya adalah pembangunan sarana prasarana layanan masyarakat, peningkatan kualitas pemerintahan dan penerapan syariat Islam, serta mitigasi bencana.
Fokus utama juga diarahkan pada revitalisasi kawasan pemukiman dan sanitasi lingkungan pasca bencana banjir yang pernah melanda.
“Seluruh proses perencanaan pembangunan harus mampu menjawab tantangan kebencanaan sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat ketahanan daerah,” ujar Syuibun.
Pemerintah Kabupaten berkomitmen menerapkan prinsip Build Back Better dalam upaya rehabilitasi dan rekonstruksi. Tujuannya adalah membangun kembali komunitas, infrastruktur, dan ekonomi yang lebih aman, tangguh, inklusif, dan berkelanjutan dibanding kondisi sebelum bencana.
“Musrenbang tahun ini sedikit berbeda dengan sebelumnya, mengingat daerah kita terkena musibah bencana banjir bandang,” ungkapnya.
Ia berharap seluruh elemen dapat berkolaborasi antara eksekutif, legislatif, dan stakeholder terkait demi mewujudkan pembangunan yang tepat sasaran.
Sebelumnya, Kepala BAPPEDA Kabupaten Aceh Tamiang, Ir. Muhammad Zein melaporkan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk menyepakati program, kegiatan, pagu indikatif, indikator kinerja, hingga lokasi pelaksanaan.
“Selain itu, juga untuk menyelaraskan program daerah dengan sasaran dan prioritas pembangunan provinsi maupun nasional,” jelasnya.
Muhammad Zein berharap forum ini dapat menghasilkan masukan konstruktif demi kepentingan masyarakat luas.
Acara ini dihadiri oleh perwakilan Direktorat Perencanaan Evaluasi dan Informasi Kemendagri, perwakilan Bappeda Aceh, Anggota DPRA, Pimpinan DPRK Aceh Tamiang, unsur Forkopimda, para Kepala OPD, tokoh masyarakat, serta undangan lainnya.(Eri Efandi) .