Penuh Haru Dan Kebersamaan" Pemkab Aceh Tamiang Gelar Perpisahan Dengan Satgas Dan Praja IPDN
April 28, 2026
Aceh Tamiang–mediaadvokasi.id: Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang menggelar acara ramah tamah sekaligus malam perpisahan yang penuh keakraban bersama Satgas IPDN Kemendagri dan Praja IPDN Angkatan XXXVI. Kegiatan berlangsung di halaman Kantor Dinas Koperasi, UKM, dan Perindustrian, pada Senin (27/4/2026) malam.
Acara yang dikemas dengan suasana hangat dan diwarnai dengan tradisi penyalaan api unggun ini menjadi penanda resmi berakhirnya masa tugas kemanusiaan yang telah dilaksanakan oleh para praja di wilayah Kabupaten Aceh Tamiang.
Suasana malam itu terasa sangat khidmat namun juga meriah, menjadi momen untuk saling melepas rindu dan mengucapkan terima kasih atas dedikasi yang telah diberikan selama bertugas membantu penanganan pascabencana.
Bupati Aceh Tamiang, Irjen Pol. (Purn.) Drs. Armia Pahmi, MH, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Menteri Dalam Negeri dan Rektor IPDN atas pengiriman personel Satgas dan Praja IPDN ke daerahnya.
Ia menilai bahwa kehadiran para praja memberikan dampak yang sangat signifikan dan nyata dalam meringankan beban masyarakat yang sedang mengalami kesulitan pascabencana.
“Apa yang kalian lakukan di sini adalah praktik nyata dari ilmu pemerintahan yang telah kalian pelajari, yaitu melayani masyarakat dalam kondisi darurat. Kalian telah menunjukkan dedikasi yang tinggi dan berhasil menjaga nama baik almamater serta institusi,” ujar Bupati Armia.
Lebih lanjut, Bupati menambahkan bahwa pengalaman bekerja di lapangan dan berhadapan langsung dengan situasi bencana merupakan sekolah kehidupan yang sangat berharga.
“Pengalaman ini sangat penting bagi kalian dalam memahami manajemen penanganan bencana. Masyarakat Aceh Tamiang akan selalu mengingat jasa-jasa kalian yang telah membantu menghidupkan kembali denyut pemerintahan dan mengembalikan harapan warga untuk bangkit kembali,” tambahnya.
Di kesempatan yang sama, Rektor IPDN, Halilul Khairi, menegaskan bahwa misi pengabdian ini bertujuan untuk melatih kepekaan dan ‘mata hati’ para praja agar sigap membantu rakyat tanpa mengharapkan imbalan.
“Di Aceh Tamiang inilah kalian belajar sesungguhnya tentang arti melayani dan mengabdi. Ketika rakyat membutuhkan, janganlah imbal jasa yang dijadikan pertimbangan. Saya tanamkan kepada para praja agar selalu memiliki niat yang tulus dan ikhlas dalam menolong sesama,” tegas Halilul di hadapan para peserta.
Rektor juga merinci perjalanan pengabdian yang dilakukan secara bergelombang hingga tahap penarikan kembali ini. Ia berharap nilai-nilai kemanusiaan dan semangat pengabdian yang didapat di lapangan ini dapat menjadi karakter yang melekat kuat pada diri setiap praja saat nanti mereka bertugas di daerah-daerah lain sebagai abdi negara.
Acara penutupan ini berlangsung sangat meriah namun tetap menjaga kesopanan dan kekhidmatan. Selain ditandai dengan penyalaan api unggun, kegiatan juga diisi dengan berbagai penampilan seni dan budaya yang ditampilkan oleh para praja, makan malam bersama, serta sesi hiburan yang mempererat tali persaudaraan.
Hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Wakil Rektor IPDN, unsur Forkopimda Kabupaten Aceh Tamiang, Sekretaris Daerah, serta jajaran Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang.(Eri Efandi).