HEADLINE
Dark Mode
Large text article

Wartawan PWI Zulfitra Menang Mutlak Dari Patahan Di Pildatok Tupah

Aceh Tamiang–mediaadvokasi.id:   Pesta demokrasi di tingkat kampung kembali menghadirkan kejutan. Pemilihan Datok Penghulu (Pildatok) Kampung Tupah, Kecamatan Karang Baru, yang berlangsung pada Minggu (26/04/2026), menjadi panggung perubahan setelah sosok petahana harus mengakui keunggulan penantangnya, Zulfitra, yang berhasil meraih kemenangan telak.

Kemenangan Zulfitra yang maju dengan nomor urut 03 ini dianggap sebagai sinyal kuat dari masyarakat yang menginginkan perubahan total. Berdasarkan rekapitulasi suara yang dilakukan secara terbuka, 

Yang menarik perhatian, Zulfitra bukanlah sosok asing di tengah masyarakat. Ia dikenal sebagai seorang wartawan aktif yang bernaung di bawah bendera Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Aceh Tamiang.
 
Latar belakang profesinya di dunia jurnalistik dinilai turut membentuk karakter kepemimpinannya, menjadikannya sosok yang memiliki kedekatan emosional dengan masyarakat serta kepekaan tinggi terhadap berbagai persoalan yang ada di kampung.

Berdasarkan data resmi dari Panitia Pemilihan Datok Penghulu (P2DP) yang diketuai oleh Samsuar, tingkat partisipasi masyarakat dalam kontestasi ini terbilang sangat tinggi. Dari total Daftar Pemilih Tetap (DPT) sebanyak 1.579 jiwa, sebanyak 1.082 warga hadir di Tempat Pemungutan Suara (TPS) untuk menyalurkan hak pilihnya.
 
Hasil penghitungan suara yang dilakukan secara transparan memperlihatkan dominasi mutlak calon nomor urut 3:
 
- Nomor Urut 3 (Zulfitra): 592 Suara
- Nomor Urut 2 (Rohani): 242 Suara
- Nomor Urut 1 (Ponijan/Incumbent): 225 Suara
- Suara Tidak Sah: 23 Suara. 
Usai penetapan hasil, Zulfitra tampil dengan pernyataan yang lugas dan penuh komitmen. Ia menegaskan bahwa masa kepemimpinannya akan menjadi babak baru bagi tata kelola administrasi di Kampung Tupah," ucapnya. 
 
"Kemenangan ini adalah kemenangan nurani warga Tupah. "Saya tidak datang untuk melanjutkan pola lama yang stagnan. Fokus utama saya adalah perombakan total sistem pelayanan dan transparansi administrasi. 

"Kita akan bangun sistem yang melayani rakyat, bukan rakyat yang melayani birokrasi," tegas Zulfitra saat di konfirmasi wartawan. 
 .
Ketua P2DP, Samsuar, menyampaikan apresiasinya atas berlangsungnya seluruh tahapan pemilihan dengan lancar. Ia menegaskan bahwa proses demokrasi di kampung ini berjalan aman, tertib, dan transparan.
 
“Alhamdulillah, proses berjalan lancar tanpa kendala berarti. Ini menunjukkan kedewasaan demokrasi masyarakat Kampung Tupah,” ujar Samsuar.
 
Dengan kemenangan ini, Zulfitra resmi ditetapkan sebagai Datok Penghulu terpilih untuk periode mendatang. Harapan besar kini mengiringi langkahnya untuk membawa perubahan nyata, menjawab aspirasi warga, serta memperkuat pembangunan berbasis kebutuhan masyarakat.
 
Lebih dari sekadar kontestasi politik lokal, Pildatok di Kampung Tupah menjadi bukti nyata kuatnya kehendak rakyat untuk perubahan, melahirkan harapan baru menuju masa depan yang lebih baik," harapan Samsuar..(Eri Efandi).