HEADLINE
Dark Mode
Large text article

Penyuluhan Kesehatan PPGD di Rutan Salatiga, Tingkatkan Kesiapsiagaan Warga Binaan


Salatiga|MediaAdvokasi
-Rutan Salatiga kembali menggelar kegiatan pembinaan di bidang kesehatan melalui penyuluhan Pertolongan Pertama Gawat Darurat (PPGD) yang dilaksanakan di aula rutan mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai. Kegiatan ini diikuti oleh 30 warga binaan yang merupakan perwakilan dari setiap kamar.Senin (4/5/2026).


Penyuluhan PPGD ini bertujuan untuk memberikan pemahaman dasar mengenai tindakan awal dalam situasi darurat. PPGD merupakan langkah penting untuk menyelamatkan nyawa, mencegah kondisi korban memburuk, serta mengurangi risiko komplikasi sebelum mendapatkan penanganan medis lanjutan.


Dalam pemaparannya, tim medis menjelaskan bahwa setiap penolong harus mengutamakan keamanan diri sendiri, korban, serta lingkungan sekitar sebelum memberikan pertolongan. Penanganan harus dilakukan sesuai dengan kondisi cedera yang dialami korban, dengan menerapkan prinsip-prinsip dasar yang tepat serta menghindari tindakan yang keliru atau berdasarkan mitos. Apabila kondisi korban tergolong berat atau tidak stabil, maka harus segera dirujuk ke fasilitas kesehatan yang tersedia di Rutan Salatiga.


Kegiatan ini diisi oleh dokter rutan, petugas medis, serta mahasiswa yang turut memberikan edukasi secara interaktif kepada para peserta.


Dokter Rutan Salatiga, Dokter Ihsan menyampaikan bahwa kegiatan ini sangat penting untuk meningkatkan kesiapsiagaan warga binaan dalam menghadapi kondisi darurat.


“Melalui penyuluhan ini, kami berharap warga binaan memiliki pengetahuan dasar yang benar tentang pertolongan pertama, sehingga dapat membantu sesama dalam situasi darurat secara tepat dan tidak menimbulkan risiko tambahan,” ujarnya.


Sementara itu, salah satu warga binaan, Fila mengaku mendapatkan banyak ilmu baru dari kegiatan tersebut.


“Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi kami. Sekarang kami jadi lebih paham bagaimana cara memberikan pertolongan pertama yang benar dan tidak asal bertindak,” ungkapnya.


Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan warga binaan tidak hanya mendapatkan pembinaan kepribadian, tetapi juga memiliki keterampilan dasar yang bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari, khususnya dalam situasi darurat.

(Prabu)