Senergi TNI Dan Media Perkuat Pemulihan Pasca Banjir Di Aceh Tamiang
May 25, 2026
Aceh Tamiang–mediaadvokasi.id: Menjaga ikatan kedekatan sekaligus memperkuat kerja sama strategis yang telah terjalin selama ini, sejumlah wartawan yang mewakili berbagai media massa di Kabupaten Aceh Tamiang menggelar pertemuan silaturahmi dan koordinasi dengan Komandan Koramil 08 Kecamatan Rantau, jajaran Kodim 0117/Aceh Tamiang. Pertemuan yang berlangsung di ruang kerja Danramil, Kapten Inf. Lusmin, tersebut digelar pada Senin (25/5/2026), dalam suasana yang hangat, akrab, dan penuh rasa kekeluargaan.
Pertemuan ini menjadi momen penting bagi kedua belah pihak untuk menyamakan persepsi dan langkah dalam upaya memajukan daerah, dengan fokus utama pada percepatan pemulihan wilayah pasca diterjang musibah banjir besar yang melanda pada September 2025 lalu. Di tengah perjuangan bangkit kembali, kebersamaan antara unsur pertahanan dan pihak pers dinilai sebagai fondasi kuat untuk memastikan setiap langkah pembangunan dan pemulihan berjalan efektif serta dirasakan manfaatnya oleh seluruh lapisan masyarakat.
Dalam pembahasan yang berlangsung, Kapten Inf. Lusmin menegaskan pandangannya bahwa TNI dan awak media sejatinya merupakan dua kekuatan besar bangsa yang saling melengkapi, tidak dapat dipisahkan, dan harus bermitra secara erat. Ia menempatkan pers sebagai mitra strategis yang memegang peran sangat vital dalam tatanan kehidupan bernegara, khususnya dalam menyampaikan informasi yang akurat, serta turut membangun opini publik yang konstruktif demi kemajuan bersama Kabupaten Aceh Tamiang.
“Kami melihat rekan-rekan media bukan sekadar pihak pemberita, melainkan mitra sejawat yang sama-sama memiliki tanggung jawab besar terhadap daerah ini. Kami di TNI bergerak di garis depan untuk pelayanan masyarakat dan menjaga keamanan, sedangkan rekan-rekan media bergerak melalui informasi dan pemberitaan yang menjadi jembatan penghubung antara pemerintah, aparat, dan masyarakat luas,” ujar Kapten Lusmin membuka pembicaraannya.
Fokus utama yang mendominasi diskusi dalam pertemuan ini adalah evaluasi dan rencana tindak lanjut upaya pemulihan daerah pasca bencana. Banjir besar yang melanda beberapa wilayah di Aceh Tamiang tahun lalu meninggalkan dampak yang cukup mendalam, baik dari segi kerusakan infrastruktur, pemulihan ekonomi warga, maupun pemulihan kondisi sosial masyarakat. Menurut Kapten Lusmin, tantangan berat ini tidak mungkin diselesaikan oleh satu pihak saja, melainkan memerlukan dukungan dan kolaborasi dari seluruh elemen bangsa. Di sinilah peran strategis media sangat dibutuhkan, yaitu untuk mengawal setiap proses yang berjalan di lapangan, sekaligus mempublikasikan setiap langkah kebaikan, kemajuan, dan keberhasilan yang telah dicapai.
“Kita semua memiliki tujuan yang sama, yaitu ingin melihat Kabupaten Aceh Tamiang ini bangkit kembali, maju, dan masyarakatnya hidup sejahtera. TNI dan Pers harus berjalan beriringan, seia sekata. Jika kita mampu bersinergi dengan baik, maka langkah pemulihan pasca banjir ini akan jauh lebih cepat, tepat sasaran, dan tidak ada pihak yang tertinggal,” tegas Kapten Inf. Lusmin.
Lebih jauh, perwira yang akrab disapa Danramil Lusmin ini juga mengajak seluruh awak media yang hadir untuk senantiasa menjaga saluran komunikasi dan koordinasi yang terbuka, intens, dan baik dalam merespons berbagai persoalan atau dinamika yang berkembang di tengah masyarakat. Menurutnya, kehadiran pers yang kritis namun tetap konstruktif, berimbang, dan bertanggung jawab, merupakan bantuan yang sangat berharga bagi pihak keamanan maupun pemerintah daerah. Melalui pemberitaan yang jeli dan tajam, masalah-masalah yang muncul dapat dideteksi sejak dini, sehingga solusi yang tepat dan cepat dapat segera diambil sebelum berkembang menjadi masalah yang lebih besar.
Sinergi antara TNI dan media ini juga ditekankan memiliki peran krusial dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas). Di masa pemulihan pasca bencana di mana kondisi ekonomi dan sosial masyarakat sedang berjuang pulih, suasana yang aman, damai, dan kondusif menjadi syarat mutlak agar roda perekonomian dapat berputar kembali dan kehidupan sosial warga pulih seperti sedia kala. Kapten Lusmin berharap, hubungan baik yang telah terjalin selama ini tidak hanya berhenti pada momen pertemuan dan foto bersama saja, melainkan menjadi ikatan abadi yang terus berlanjut dalam setiap langkah pengabdian bagi kemajuan daerah.
“Mari kita saling mengingatkan dalam kebaikan dan saling mendukung dalam setiap langkah. Segala persoalan yang ada di masyarakat harus kita hadapi bersama-sama, bahu-membahu. Hal ini demi menjamin rasa aman yang dirasakan warga, sekaligus mewujudkan kesejahteraan yang selama ini kita cita-citakan bersama untuk seluruh warga Aceh Tamiang,” tambahnya dengan nada penuh harap.
Di akhir pertemuan, para wartawan yang hadir menyambut baik dan sangat mengapresiasi inisiatif yang digagas oleh Koramil 08 Rantau ini. Mereka sepakat sepenuhnya bahwa sinergitas, kerja sama, dan saling percaya antara TNI dan media massa adalah kunci penting dan penentu keberhasilan dalam mempercepat proses pemulihan daerah. Selain itu, kolaborasi ini juga dinilai penting untuk memulihkan kembali semangat dan optimisme masyarakat pasca diterpa musibah, serta memastikan setiap kebijakan, program kerja, dan upaya yang dilakukan di lapangan dapat tersampaikan dengan benar, jelas, dan utuh kepada publik.
Pertemuan ditutup dengan suasana yang semakin akrab, menandakan bahwa komitmen untuk terus bekerja sama demi Aceh Tamiang yang lebih baik telah dipertegas kembali oleh kedua belah pihak.(Eri Efandi).