HEADLINE
Dark Mode
Large text article














Ketulusan di Atas Piring Saat Anggota Satgas Layani Tukang RTLH Makan Siang


Kabupaten Semarang|MA - Ketulusan di atas piring menjadi gambaran nyata kebersamaan antara anggota Satgas TMMD Reg ke 129 Kodim 0714/Salatiga  dan para pekerja dalam pelaksanaan program rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Di sela-sela padatnya aktivitas pembangunan, momen sederhana saat anggota Satgas dengan tulus melayani makan siang para tukang menjadi cerminan semangat gotong royong yang terus dijaga selama pelaksanaan kegiatan.


Suasana hangat terlihat saat waktu istirahat tiba. Anggota Satgas bergantian menyiapkan dan membagikan makanan kepada para tukang yang sejak pagi bekerja menyelesaikan pembangunan rumah warga. Tanpa memandang perbedaan tugas maupun latar belakang, seluruh yang hadir menikmati hidangan bersama dalam suasana penuh keakraban.29/7/2026


Bagi anggota Satgas, melayani makan siang bukan sekadar membagikan makanan, melainkan bentuk penghargaan atas kerja keras para tukang yang telah mencurahkan tenaga dan pikiran demi menyelesaikan pembangunan rumah agar dapat segera ditempati oleh masyarakat yang membutuhkan.


"Kebersamaan seperti inilah yang ingin terus kami bangun. Kami tidak hanya bekerja bersama, tetapi juga saling peduli dan saling menghargai. Semoga semangat gotong royong ini semakin mempererat hubungan antara Satgas dan masyarakat," ujar salah seorang anggota Satgas di lokasi kegiatan.


Para tukang pun mengaku merasa senang dan terharu atas perhatian yang diberikan. Menurut mereka, pelayanan sederhana tersebut menghadirkan suasana kekeluargaan sehingga menambah semangat untuk menyelesaikan pekerjaan dengan hasil terbaik.


Program RTLH tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik rumah yang lebih layak huni, tetapi juga menjadi wadah memperkuat nilai-nilai kebersamaan, kepedulian sosial, dan semangat saling membantu. Interaksi yang terjalin selama proses pembangunan menciptakan hubungan yang harmonis antara anggota Satgas, para pekerja, dan masyarakat setempat.


Momen makan siang bersama menjadi bukti bahwa nilai kemanusiaan dapat diwujudkan melalui tindakan sederhana. Ketulusan yang tersaji di atas piring menghadirkan kehangatan yang sulit diukur dengan materi, namun mampu memberikan energi positif bagi seluruh pihak yang terlibat dalam pembangunan.


Melalui semangat kebersamaan tersebut, diharapkan pelaksanaan program RTLH dapat terus berjalan lancar hingga seluruh sasaran selesai dikerjakan. Lebih dari sekadar membangun rumah, program ini juga membangun rasa persaudaraan, memperkuat kepedulian, serta menumbuhkan harapan akan kehidupan masyarakat yang semakin sejahtera melalui budaya gotong royong yang tetap terpelihara.