Optimalkan Lahan Produktif, Lapas Purwodadi Panen Terong Hasil Pembinaan Warga Binaan
Grobogan |MA – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Purwodadi terus berkomitmen mendukung program ketahanan pangan nasional melalui optimalisasi lahan produktif di lingkungan lapas. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan panen terong hasil budidaya yang menjadi bagian dari program pembinaan kemandirian warga binaan.
Kegiatan ini merupakan langkah nyata Lapas Purwodadi dalam memanfaatkan lahan yang tersedia agar lebih produktif dan memberikan manfaat. Melalui kegiatan pertanian, warga binaan dilibatkan secara langsung dalam proses perawatan tanaman hingga masa panen. Selain menghasilkan produk pangan, kegiatan ini juga menjadi sarana pembelajaran untuk meningkatkan keterampilan, kedisiplinan, tanggung jawab, serta kemandirian warga binaan yang juga termasuk dalam program Asta Cita Presiden Prabowo, 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan dan arahan Direktur Jenderal Pemasyarakatan terkait dengan program pembinaan dan ketahanan pangan.
Kepala Lapas Kelas IIB Purwodadi, Erik Murdiyanto, menyampaikan bahwa optimalisasi lahan produktif tidak hanya berorientasi pada hasil panen, tetapi juga menjadi bagian penting dalam membekali warga binaan dengan keterampilan yang bermanfaat.
“Melalui kegiatan budidaya dan panen terong ini, kami ingin mendorong warga binaan agar lebih produktif serta memiliki keterampilan yang dapat dikembangkan setelah menyelesaikan masa pembinaan. Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat nyata sekaligus mendukung program ketahanan pangan,” ujarnya. Kamis (22/10).
Hasil panen terong tersebut selanjutnya akan dipasarkan untuk memberikan nilai ekonomi dari kegiatan budidaya yang telah dilaksanakan. Langkah ini menjadi bagian dari upaya mengembangkan kegiatan pertanian yang tidak hanya berfokus pada produksi, tetapi juga pada pemanfaatan hasil secara optimal. Dengan demikian, warga binaan dapat memperoleh pengalaman mengenai proses budidaya hingga pemasaran hasil pertanian sebagai bekal keterampilan untuk masa depan.
Program pertanian produktif ini sejalan dengan komitmen Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan dalam memperkuat pembinaan kemandirian warga binaan sekaligus mendukung ketahanan pangan nasional. Melalui program Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, kegiatan pembinaan di lembaga pemasyarakatan terus didorong agar menghasilkan manfaat nyata, baik dalam peningkatan keterampilan maupun produktivitas.
Sebagai bagian dari upaya tersebut, Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Purwodadi terus mengembangkan pemanfaatan lahan untuk kegiatan pertanian yang berkelanjutan. Lapas Purwodadi berupaya menjadikan program ketahanan pangan sebagai sarana pembinaan yang produktif, sehingga warga binaan tidak hanya memperoleh pengalaman kerja, tetapi juga memiliki bekal keterampilan untuk kembali berkontribusi positif di tengah masyarakat.
Melalui kegiatan panen terong ini, Lapas Purwodadi menegaskan komitmennya untuk terus mengoptimalkan potensi lahan, memperkuat pembinaan kemandirian, serta mendukung ketahanan pangan melalui kegiatan produktif yang memberikan nilai tambah dan berkelanjutan.
(Prabu)
