Sambut Hari Pangan Sedunia, Pemkab Aceh Singkil Gelar GPM di Lokasi Terdampak Banjir
October 23, 2026
MEDIA ADVOKASI.ID-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Singkil, melalui Dinas Pangan bergerak cepat membantu masyarakat dengan menggelar Gerakan Pangan murah (GPM) dilokasi terdampak banjir yang terjadi beberapa bulan lalu.
Gerakan pangan murah ini dilakukan, selain dalam rangka menyambut hari pangan dunia, juga untuk melakukan pemulihan ekonomi, meringankan beban masyarakat dan untuk menambah stok cadangan pangan bagi warga terkena musibah tersebut.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pangan Kabulaten Aceh Singkil, Achyaruddin mengatakan, gerakan pangan murah ini dilaksanakan ke tempat daerah yang terdampak banjir yang terjadi beberapa bulan yang lalu, yakni, di Desa Teluk Ambun dan Desa Takal Pasir, Kecamatan Singkil, Aceh Singkil.
"Langkah nyata ini diambil, untuk menyediakan berbagai kebutuhan pokok dengan harga di bawah pasar. Dengan harapan melalui program tersebut, warga bisa mendapatkan bahan pangan berkualitas tanpa harus mengeluarkan biaya terlalu mahal dan sekaligus menjaga stabilitas ketersediaan komoditas di daerah. Dan ini juga langsung perintah dari Bupati Aceh Singkil, H. Safriadi Oyon, SH,"ujar Achyaruddin, Jumat (23/10).
GPM yang berlangsung di lokasi terdampak banjir ini, sebut Achyaruddin, sama halnya seperti yang dilaksanakan kemarin di Kecamatan Gunung Meriah, Aceh Singkil.
Tujuannya hanya untuk memudahkan masyarakat yang sering terdampak banjir, agar bisa dengan cepat mendatangi lokasi acara GPM yang serentak di laksanakan seluruh Indonesia.
Program strategis nasional ini sangat berguna dalam penambahan pasokan cadangan pangan daerah, sehingga bisa menghindarkan dari kelangkaan barang serta sangat bisa mengendalikan harga bahan pangan, sebab pasokan masih membanjiri di daerah.
Apabila bahan pangan merata maka dari itu harga pun stabil, dan apabila terjadi bencana, masyarakat masih punya stok bahan pangan dirumah, paling tidak bisa mengurangi kepanikan dikeluarga di rumah,"terang Achyaruddin.
Achyaruddin berharap kepada masyarakat,
agar menggunakan bahan pangan seperlunya saja dan juga menghindari keborosan pemakaian yang membuat mubazir.
"Tujuannya untuk menjaga, apabila terjadi bencana serta menghadapi acara keagamaan dan tahun baru nantinya," tambahnya.
Adapun jumlah paket yang disediakan pada gerakan pangan murah tersebut, sebanyak 300 paket yang terdiri dari beras premium, beras SPHP, minyak goreng sunco, minyak goreng kita, gula pasir, telur ayam, cabai merah besar, bawang.
"Semoga dengan dilaksanakannya gerakan pangan murah ini, beban pengeluaran dapur rumah tangga dapat segera berkurang," tutupnya.