HEADLINE
Dark Mode
Large text article

SMPIT Al-Ukhuwah Pagaden Dan Dinas LH Subang Melaksanakan Penanaman Mangrove di Wilayah Pantai Pondok Bali

Subang, MA-SMPIT Al-Ukhuwah Pagaden bekerja sama dengan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Subang juga Cabang Dinas Kehutanan Wilayah 2 Provinsi Jawa Barat serta didukung penuh jajaran aparatur desa Mayangan melaksanakan penanaman mangrove di wilayah pantai Pondok Bali Subang. (Subang,31/05)
Kegiatan menanam mangrove merupakan salah satu rangkaian dari kegiatan "Journey Sungai dan Laut" yang dilakukan oleh siswa kelas 8 SMPIT Al-Ukhuwah Pagaden.
Ridan Hardiana, S.Pd selaku penanggung jawab acara, menjelaskan tujuan dari kegiatan tersebut mengenalkan lingkungan alam secara nyata kepada siswa, sehingga akan berbeda hasilnya jika siswa hanya belajar alam khususnya sungai dan laut di kelas, tapi siswa dibawa langsung ke lapangan, bahkan merasakan langsung menanam benih mangrove, dan siswa merasa senang menjadi bagian dari komunitas menanam.
Darto, Kepala Desa Mayangan, memberikan dukungan penuh kegiatan "journey sungai dan laut" yang dilaksanakan siswa Al-Ukhuwah, juga ikut terlibat menanam pohon mangrove. Dalam sambutannya, kades mayangan mengapresiasi dan mendoakan para siswa, semoga seperti tunas-tunas yang ditanam, tumbuh menjadi kebaikan.
Turut memberikan sambutan, Irawan, S. Hut, M.Si selaku CDK Wilayah 2 Purwasuka, kami mengapresiasi bibit-bibit unggulan disini sudah menampakan hasilnya, harapannya kegiatan menanam mangrove saat ini sebagai media siswa untuk memulai belajar, kalau dijadikan kegiatan tahunan menanam mangrove, kami dari kehutanan, didukung perhutani, didukung kepala desa, juga didukung program sekolah, ini menjadi satu tim bahkan menjadi team off the team. Bahkan bisa dijadikan bahan pembelajaran, menghitung kadar penyerapan karbon, juga menghasilkan berapa banyak oksigen dari pohon yang ditanam, saya sangat berterima kasih, sejak dini adik-adik siswa sudah mau menanam, selamat menanam ria, pungkasnya.
Dalam kegiatan tersebut, Irawan secara simbolis memberikan tanda terima kasih berupa sertifikat dinas kehutanan sebagai bentuk apresiasi dari penanaman mangrove yang dilakukan oleh siswa.(Galih/Oka)