Mustakim: Stunting Penting Untuk Diselesaikan Karena Berpotensi Mengganggu Sumber Daya Manusia
July 18, 2023
Aceh Tamiang–mediaadvokasi.id
Dinas Kesehatan Kabupaten Aceh Tamiang, dibawah komando Dr. Mustakim Manaf, M.Kes (Ars) dan dr. Tsuaibah Tul Aslamiyah. Nst kepala bidang kesehatan masyarakat, bersama enam ratus kader Kesehatan bertekad memerangi stunting yang dicetuskan dalam workshop pada rabu (05/07/2023) yang lalu.
Posyandu adalah suatu forum komunikasi alih teknologi dan pelayanan kesehatan dasar, keberadaannya di setiap Kampung memiliki arti penting dalam upaya menurunkan angka kematian ibu dan anak serta membangun sistem kewaspadaan dini terhadap masalah kesehatan dasar di tengah masyarakat dan stunting termasuk didalamnya.
Masalah stunting penting untuk diselesaikan karena berpotensi mengganggu sumber daya manusia dan berhubungan dengan tingkat kesehatan, bahkan kematian anak.
Dari hasil Survei Status Gizi Balita Indonesia (SSGBI) di Kabupaten Aceh Tamiang tahun 2021 jumlah balita stunting sebesar 30,8% dan mengalami penurunan pada Tahun 2022 sebesar 27,4%.
Walaupun terjadi penurunan angka stunting, namun hal tersebut masih dinilai tinggi, mengingat badan kesehatan Dunia WHO menargetkan angka stunting tidak boleh lebih dari 20%.
Penurunan stunting penting dilakukan sedini mungkin untuk menghindari dampak jangka panjang yang merugikan terhambatnya tumbuh kembang anak. Stunting mempengaruhi perkembangan otak sehingga tingkat kecerdasan anak tidak maksimal, hal ini beresiko menurunkan produktivitas pada saat dewasa.
Stunting juga menjadikan anak lebih rentan terhadap penyakit, berisiko lebih tinggi menderita penyakit kronis di masa dewasanya. Bahkan stunting dan berbagai bentuk masalah gizi diperkirakan berkontribusi pada hilangnya dua sampai tiga persen Produk Domestik Bruto (PDB) setiap tahunnya.
Salah satu pendekatan yang perlu ditempuh untuk mempercepat upaya pencegahan dan penurunan stunting yaitu melalui pemberdayaan kader kesehatan di posyandu, yang merupakan motor penggerak utama dalam pelayanan ibu hamil, ibu bersalin dan anak usia di bawah lima tahun.
Ada sekitar 600 kader kesehatan dari 295 Posyandu yang ada di masing-masing Kampung dan dari sekitar 15 Puskesmas yang terdapat di kecamatan ditambah dari tenaga di Dinas Kesehatan, telah dilatih untuk melakukan pencegahan dini terhadap upaya penurunan angkatan stunting di Kabupaten Aceh Aceh Tamiang. (Eri Efandi).