HEADLINE
Dark Mode
Large text article




















HALAL BI HALAL DAN DOA BERSAMA UNTUK MEMASUKI BULAN SUCI RAMADHAN KAUM DATUAK DATUAK TAMBATUAH DI MUSHOLLAH Al-MUHAJIRIN


MA, PESSEL - Hari ini, Kamis 13 April 2025 (malam), di Mushallah Al-Muhajirin, Kaum Suku Melayu Tanbatuah melaksanakan kegiatan Halal Bi Halal serta doa bersama untuk memasuki bulan suci Ramadhan.


Kegiatan Halal Bi Halal 1447 H - 1448 M/ 2026 , mengangkat tema: Dengan Halal Bi Halal Kita Bangun Silaturahmi Keluarga Besar Kaum Suku Melayu. Mangumpuan Nan Taserak, Manjapuik Nan Tatingga.


Kegiatan ini dihadiri oleh Datuak Tambatuah di Wakili oleh Manti Tanbatuah, Niniak Mamak, Bundo Kandung dan juga Sumando kaum Suku Melayu Tanbatuah di Mushollah Al-Muhajirin Kampung Melayu Nagari Koto VIII Pelangai Kecamatan Ranah Pesisir Provinsi Sumbar.


Rangkaian acara sebagaimana yang disampaikan oleh pembawa acara Oleh Ujang Rang Sumando Kaum Melayu Tanbatuah , diisi dengan pembacaan Al Qur'an dan Ceramah Agama, Sepatah kata dari ninik mamak Datuak Tambatuah yang diwakili oleh Manti Tanbatuah


Dalam Ceramah Agama sekaligus laporan Kas Keuangan oleh Ketua Pengurus Mushollah Al-Muhajirin yaitu Arlis, S.Pd.I, menyampaikan harapan agar kegiatan silaturahmi seperti Halal Bi Halal Untuk saling memaafkan memasuki bulan Suci Ramadhan.


Dan kata Berbagai disampaikan oleh Manti Tambatuah, bertujuan untuk menyatukan dunsanak kita dan anak panakan, saling menjaga antara satu sama lain.


Dari unsur ninik mamak, Andi (manti) mewakili Datuak Tanbatuah menyampaikan Berbagai dan Penasehat Kaum Melayu Tanbatuah mengharapkan peran para ninik mamak, bundo kanduang, untuk terus membenahi dan membina anak kemenakan. Dalam Halal Bi Halal, Manti Tanbatuah menyampaikan hal-hal penting yang harus dijaga, Pertama, paliharo lidah (pelihara lidah). Jaga perasaan orang supaya tidak berbunyi dengan lisan yang digerakkan oleh lidah.Kedua, paliharo hati (pelihara hati). Hendaknya setiap diri menjaga dan memelihara hati untuk menjadi pribadi yang baik. Ketiga, pelok-pelok an parangai (perbaiki perangai). Hendaknya setiap diri memperbaiki tingkah laku atau perangai.


Sebelum Acara ditutup Manti Tanbatuah untuk memohon berdiri seluruh yang hadir kaum Suku Melayu Tanbatuah untuk bersalaman dan saling memaafkan, lalu berdoa dan makan bersama.


Media Advokasi (Rio)