Khataman Al-Qur’an dan Buka Bersama, Warga Binaan Rutan Salatiga Hidupkan Ramadan di Balik Jeruji
Salatiga | MediaAdvokasi.id— Warga binaan pemasyarakatan Rumah Tahanan Negara (Rutan) Salatiga menggelar kegiatan khataman Al-Qur’an dan buka puasa bersama pada Senin, 9 Maret 2026, di selasar Rutan Salatiga. Kegiatan ini diikuti seluruh warga binaan beragama Islam sebagai bagian dari pembinaan keagamaan selama bulan Ramadan.
Acara diawali dengan tadarus Al-Qur’an yang dilakukan bersama oleh para warga binaan hingga khatam. Setelah itu, sambutan disampaikan oleh Kasubsi Pelayanan Tahanan Muh. Rondi yang mewakili Kepala Rutan Salatiga. Dalam sambutannya, Muh. Rondi menyampaikan apresiasi kepada pihak D9 yang telah berperan aktif dalam pembinaan keagamaan di Rutan Salatiga. Ia juga menyampaikan permohonan maaf karena Kepala Rutan tidak dapat hadir lantaran ada tugas yang tidak dapat ditinggalkan.
“Kami sangat berterima kasih kepada D9 yang selama ini telah berperan dalam pembinaan warga binaan di Rutan Salatiga. Kami juga memohon maaf karena Bapak Karutan tidak dapat hadir pada kesempatan ini,” ujar Muh. Rondi.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan tausiyah yang disampaikan oleh Ust. Mahful Safaruddin, Lc.dari Banyumas. Dalam ceramahnya, ia mengutip Surat Al-Insyirah ayat 5 dan 6 yang menegaskan bahwa di balik setiap kesulitan pasti ada kemudahan.
Ia juga menceritakan kisah Nabi Yusuf yang pernah dibuang ke dalam sumur, dijual sebagai budak, hingga dipenjara karena menolak godaan seorang perempuan. Namun pada akhirnya Allah mengangkat derajatnya menjadi bendahara negara. Menurutnya, kisah tersebut menjadi pengingat bahwa ujian hidup dapat menjadi jalan menuju kemuliaan.
Kegiatan ini turut dihadiri Ka. KPR Rutan Salatiga Akbar Febri Handrian serta Kasubsi Pengelolaan Ruwiyanto yang mendukung jalannya kegiatan pembinaan bagi warga binaan.
Salah satu warga binaan, Nur Khamim, narapidana kasus PPA, mengaku sangat bersyukur dapat mengikuti kegiatan tersebut. Ia bahkan menyampaikan telah berhasil mengkhatamkan Al-Qur’an sebanyak tiga kali selama Ramadan.
“Alhamdulillah saya sangat senang dan bahagia bisa mengikuti kegiatan buka bersama dan khotmil Qur’an bersama rekan-rekan di bulan Ramadan ini,” ungkapnya.
Usai tausiyah, kegiatan dilanjutkan dengan buka puasa bersama kemudian shalat Magrib berjamaah. Melalui kegiatan ini, diharapkan warga binaan semakin termotivasi untuk memperbaiki diri selama menjalani masa pembinaan.
“Harapannya istiqomah selalu dalam kebaikan dan insyaallah kebaikan yang dilakukan saat ini tidak akan disia-siakan oleh Allah dan akan berbuah manis di masa yang akan datang,” pesan Ust. Mahful Safaruddin.
Sementara itu, Ruwiyanto selaku kepala sub seksi pengolalan berharap pembinaan keagamaan yang rutin dilaksanakan dapat menjadi bekal bagi warga binaan setelah bebas nanti.
“Harapannya setelah bebas nanti warga binaan dapat berguna bagi masyarakat,” ujarnya.
(Sus)
