HEADLINE
Dark Mode
Large text article

Peringati Hari Posyandu Nasional 2026, Palembang Gencarkan Optimalisasi 6 SPM Posyandu untuk Tekan Stunting

Ketua Tim Pembina Posyandu Kota Palembang, Dewi Sastrani, hadiri Puncak semarak peringatan tahun ini dipusatkan di Posyandu Lavender, Kelurahan Sukamulya, Kecamatan Sematang Borang, Palembang, pada Rabu (29/4). (Foto.ist)


PALEMBANG, MA  – Dalam rangka memperingati Hari Posyandu Nasional 2026, Pemerintah Kota Palembang melalui Tim Pembina Posyandu terus menggencarkan upaya pencegahan stunting serta peningkatan kualitas kesehatan masyarakat tingkat dasar. Puncak semarak peringatan tahun ini dipusatkan di Posyandu Lavender, Kelurahan Sukamulya, Kecamatan Sematang Borang, Palembang, pada Rabu (29/4).

​Ketua Tim Pembina Posyandu Kota Palembang, Dewi Sastrani, yang hadir langsung meninjau fasilitas tersebut, menekankan pentingnya peran Posyandu sebagai garda terdepan kesehatan keluarga. Dalam kunjungannya, Dewi secara langsung memantau berbagai layanan dasar, mulai dari proses penimbangan balita, penyaluran Pemberian Makanan Tambahan (PMT), hingga pemeriksaan kesehatan komprehensif bagi lanjut usia (lansia).

​Sebagai percontohan, Posyandu Lavender saat ini telah mengimplementasikan 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM). Dewi Sastrani menjelaskan bahwa fungsi Posyandu kini telah bertransformasi dan terintegrasi secara lebih luas.

​"Kegiatan ini mengacu pada arahan Posyandu pusat. Posyandu saat ini memiliki peran yang sangat vital. Tidak hanya berfokus pada kesehatan fisik masyarakat, tetapi juga menyentuh pelayanan lintas sektor yang tergabung dalam 6 SPM, meliputi bidang pendidikan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketenteraman dan ketertiban umum, serta perlindungan masyarakat dan sosial," jelas Dewi Sastrani dalam sambutannya.

​Lebih lanjut, Dewi memberikan imbauan tegas, khususnya kepada para ibu muda dan ibu hamil, untuk memanfaatkan fasilitas Posyandu secara maksimal guna menekan angka stunting yang hingga kini masih menjadi salah satu fokus penanganan nasional.

​"Ibu hamil, balita, dan lansia bisa datang ke Posyandu untuk mendapatkan pelayanan kesehatan yang memadai. Bagi para ibu muda, rajinlah membawa anak untuk cek tumbuh kembang dan imunisasi berkala. Untuk ibu hamil, pemeriksaan rutin sangat penting demi menjaga kondisi kandungan agar kelak melahirkan generasi yang sehat dan terbebas dari ancaman stunting," tegasnya.

​Sebagai bentuk komitmen dan kepedulian sosial dalam rangkaian Hari Posyandu Nasional ini, Dewi Sastrani yang didampingi oleh Camat Sematang Borang, Nur Muhammad Arpan, juga menyerahkan bantuan berupa paket sembako dan uang tunai. Bantuan tersebut secara simbolis diberikan kepada empat orang ibu hamil dan satu balita di wilayah setempat.

​Momentum Hari Posyandu Nasional 2026 ini diharapkan dapat kembali menumbuhkan kesadaran masyarakat di berbagai daerah akan pentingnya deteksi dini kesehatan keluarga, sekaligus memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam menciptakan generasi Indonesia yang sehat, kuat, dan bebas stunting. (Red)