Pulihkan Akses Pasca Bencana, Kodim 0113/Gayo Lues Mulai Bangun Jembatan Perintis Garuda Tahap III di Desa Sangir
April 04, 2026
Gayo Lues - Mediaadvokasi.id
Harapan baru mulai terlihat bagi warga Desa Sangir Kecamatan Dabun Gelang Kabupaten Gayo Lues, Setelah infrastruktur jembatan sempat terdampak bencana alam hebat yang melanda Aceh pada November 2026 lalu, langkah nyata pemulihan kini resmi dimulai.
(Jum'at, 03/04/2026)
Kegiatan Ground Breaking (peletakan batu pertama) pembangunan Jembatan Perintis Garuda Tahap III ini diharapkan menjadi urat nadi baru bagi mobilitas dan ekonomi masyarakat yang sempat terhambat.
Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran pimpinan daerah dan tokoh masyarakat sebagai bentuk sinergi dalam pembangunan kembali infrastruktur vital, di antaranya:
Dandim 0113/Gayo Lues, Letkol Arm Fran Desiafan Eka Saputra, S.H.
Pasiter Kodim 0113/Gayo Lues, Kapten Inf Adrianto
Sdr. Kamat, S.E (Camat Dabun Gelang)
Aiptu M. Hendri (Mewakili Kapolsek Dabun Gelang)
Sdr. Tamrin (Kepala Desa Sangir)
Serka Raden (Babinsa Desa Sangir)
Tokoh agama Ustad Idrus serta masyarakat setempat.
Dalam sambutannya, Dandim 0113/Gayo Lues, Letkol Arm Fran Desiafan Eka Saputra, S.H, menekankan bahwa pembangunan jembatan ini merupakan komitmen TNI dan pemerintah daerah untuk hadir di tengah kesulitan rakyat, terutama pasca bencana alam yang melanda wilayah Aceh akhir tahun lalu.
"Jembatan ini bukan sekadar konstruksi fisik, melainkan jembatan harapan bagi warga Desa Sangir untuk kembali menjalankan aktivitas ekonomi dan sosial dengan normal," ujar Dandim dalam arahannya.
Senada dengan hal tersebut, Camat Dabun Gelang dan Kepala Desa Sangir menyampaikan apresiasi mendalam atas dimulainya proyek ini. Mereka berharap pengerjaan dapat berjalan lancar agar akses transportasi antar wilayah tidak lagi terkendala.
Rangkaian acara ditutup dengan prosesi Ground Breaking secara simbolis yang dipimpin langsung oleh Dandim 0113/ Gayo Lues bersama para tamu undangan lainnya. Suasana penuh khidmat terasa saat Ustad Idrus memimpin pembacaan doa, memohon keselamatan dan kelancaran selama proses pembangunan berlangsung.
Dengan dimulainya pembangunan ini, warga Desa Sangir kini menatap masa depan yang lebih cerah setelah sempat terisolasi akibat kerusakan infrastruktur. Semangat gotong royong antara TNI, Pemerintah, dan masyarakat menjadi kunci utama dalam percepatan pembangunan ini.
(Pendim 0113/ Gayo Lues)