Hadirnya MCK Di Program TMMD Membuat Semangat Ibi-Ibu Untuk Membantu Penyelesaian Bagunan Tersebut
May 01, 2026
Aceh Tamiang–mediaadvokasi.id:
Pagi itu menyapa Desa Suka Makmur, Kecamatan Sekerak, Kabupaten Aceh Tamiang dengan suasana yang berbeda. Suara cangkul yang beradu dengan butiran pasir dan semen menjadi irama pagi yang khas, berpadu dengan tawa renyah yang mengalir ringan di antara para pekerja. Matahari perlahan mulai menampakkan diri, namun semangat yang membara di lokasi kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-128 Kodim 0117/Aceh Tamiang jauh lebih terasa hangat. Jumat (01/05/2026).
Terlihat jelas, beberapa anggota Satgas TMMD sudah sibuk sejak dini hari. Di antara mereka yang mengenakan seragam loreng, warga setempat ikut larut sepenuhnya dalam ritme kerja yang sama. Ada yang mengaduk semen dengan kuat, ada yang mengangkat ember berisi material, dan ada yang menyusun struktur bangunan. Semua tangan bergerak serempak, menyusun harapan yang perlahan mulai berbentuk kokoh menjadi dinding fasilitas Mandi, Cuci, dan Kakus (MCK).
Di lokasi tersebut, tak ada lagi sekat yang memisahkan antara seragam dinas dan pakaian sederhana warga. Semua menyatu dalam satu tujuan mulia: membangun fasilitas umum yang sudah lama dinantikan dan didambakan oleh masyarakat. Kini, impian itu mulai terwujud nyata berkat sentuhan tangan-tangan terampil dan tulus dari Satgas TMMD Reguler ke-128.
Di sudut lokasi kerja, terlihat Serka Safrizal dengan wajah yang sedikit basah oleh peluh yang menetes. Namun, di tengah lelahnya bekerja, senyum hangat tetap terukir jelas di wajahnya saat tangannya lihai mengaduk campuran material bangunan.
“Ini untuk pengecoran pelat atas MCK,” ujarnya singkat namun penuh makna, menunjukkan kesungguhan dalam setiap pekerjaan yang dilakukan.
Bagi masyarakat Desa Suka Makmur, momen kebersamaan seperti ini bukan sekadar kegiatan pembangunan fisik semata. Lebih dari itu, ini adalah bukti nyata perhatian, kehadiran negara, dan rasa bahwa mereka tidak pernah sendiri. Ketika TNI hadir bukan hanya sebagai pengayom, tetapi juga bekerja bahu-membahu memanggul beban bersama, ada keyakinan kuat yang tumbuh di hati warga bahwa harapan bisa dibangun, bahkan dimulai dari hal yang sederhana seperti adukan semen.
Program TMMD kali ini terbukti tidak hanya meninggalkan aset bangunan yang berdiri kokoh dan permanen. Lebih dari segalanya, program ini meninggalkan kenangan indah tentang kebersamaan yang tulus, tentang kepedulian yang nyata tanpa pamrih, dan tentang harapan yang diaduk bersama dalam setiap ember yang diangkat.
Fasilitas MCK yang baru nanti mungkin akan berdiri tegak dan kuat melawan waktu, namun kenangan manis tentang semangat gotong royong dan kemanunggalan ini akan jauh lebih kuat tertanam. Ia tidak hanya tertanam di lantai beton atau dinding bata, melainkan tertanam abadi di dalam hati setiap orang yang terlibat, menjadi bukti bahwa persatuan TNI dan Rakyat adalah kekuatan terbesar dalam membangun desa.(Eri Efandi)