HEADLINE
Dark Mode
Large text article

Hadapi Medan Sulit dan Cuaca Panas, Kodam XIX/Tuanku Tambusai Terus Padamkan Karhutla di Rengat


 

PEKANBARU || Kodam XIX/Tuanku Tambusai melalui Kodim 0302/Indragiri Hulu (Inhu) terus melanjutkan upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan hutan penyangga Desa Sungai Guntung Hilir, Kecamatan Rengat, Kabupaten Indragiri Hulu, Sabtu (19/9/2026). Hingga hari ini, lahan seluas 471,39 hektare di lokasi tersebut masih terpantau mengeluarkan asap sehingga memerlukan pemadaman dan pendinginan lanjutan.


Di lapangan, tim gabungan bergerak menyisir area terdampak untuk memastikan tidak ada titik api yang kembali berkembang. Fokus operasi saat ini adalah melakukan pendinginan pada lokasi yang masih berasap sekaligus mencegah potensi kebakaran meluas ke kawasan sekitar.


Berbagai peralatan pemadaman dikerahkan untuk mendukung operasi, di antaranya mini striker, nozel, konektor pembagi aliran air, selang isap, serta selang penyalur yang digunakan menjangkau area-area sulit di dalam kawasan hutan.


Salah seorang personel di lokasi mengatakan upaya pemadaman dan pendinginan terus dilakukan secara bertahap sesuai kondisi medan.


“Tim masih berupaya melakukan pemadaman dan pendinginan pada titik-titik yang masih berasap. Kami juga membuka jalur akses agar personel dan peralatan dapat menjangkau lokasi secara lebih efektif,” ujarnya.


Penanganan karhutla di lokasi tersebut menghadapi sejumlah tantangan. Selain medan yang sulit karena berada di kawasan hutan penyangga, tim juga menghadapi cuaca panas, angin kencang, serta keterbatasan sumber air di sekitar lokasi.


Meski demikian, Kodim 0302/Inhu bersama unsur terkait tetap bekerja secara terpadu dan berkelanjutan untuk mengendalikan situasi di lapangan. Langkah tersebut dilakukan guna mempercepat penuntasan penanganan karhutla serta mencegah munculnya titik api baru di wilayah Kabupaten Indragiri Hulu.(A-R)