HEADLINE
Dark Mode
Large text article

Lapas Purwodadi Laksanakan SKB, Tingkatkan Kompetensi Warga Binaan melalui Pembelajaran Ekonomi dan Bahasa Inggris


Grobogan|MA
- Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Purwodadi terus berkomitmen meningkatkan kualitas pembinaan bagi warga binaan melalui bidang pendidikan. Salah satunya diwujudkan melalui pelaksanaan Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) yang diperuntukkan bagi warga binaan yang sedang mengikuti pendidikan kesetaraan Paket B dan Paket C.Senin (28/9/2026).


Program SKB ini memberikan kesempatan kepada warga binaan untuk melanjutkan pendidikan sekaligus memperoleh pengetahuan dan keterampilan yang bermanfaat sebagai bekal untuk kehidupan setelah selesai menjalani masa pembinaan. Dalam pelaksanaannya, warga binaan mendapatkan berbagai materi pembelajaran, di antaranya Ekonomi dan Bahasa Inggris.


Pembelajaran Ekonomi diberikan untuk menambah pemahaman warga binaan mengenai konsep dan kegiatan ekonomi yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Materi tersebut juga diharapkan dapat menjadi bekal dalam mengembangkan kemampuan dan mempersiapkan diri untuk hidup mandiri serta produktif setelah kembali ke masyarakat.


Sementara itu, pembelajaran Bahasa Inggris diberikan untuk meningkatkan kemampuan dasar berbahasa, baik dalam memahami kosakata maupun komunikasi sederhana. Penguasaan Bahasa Inggris diharapkan dapat memperluas wawasan serta menjadi tambahan kompetensi yang dapat menunjang kesiapan warga binaan di masa mendatang.


Pelaksanaan SKB berlangsung dengan tertib dan interaktif. Warga binaan mengikuti proses pembelajaran dengan antusias, mulai dari penyampaian materi, diskusi, hingga latihan yang diberikan oleh tenaga pendidik.


Kepala Lapas Kelas IIB Purwodadi, Erik Murdiyanto, menyampaikan bahwa pendidikan merupakan bagian penting dalam proses pembinaan warga binaan. Melalui program pendidikan kesetaraan Paket B dan Paket C, Lapas Purwodadi berupaya memberikan kesempatan kepada warga binaan untuk tetap memperoleh hak pendidikan sekaligus meningkatkan kompetensi diri.


“Pembinaan tidak hanya berorientasi pada kehidupan warga binaan selama berada di dalam Lapas, tetapi juga mempersiapkan mereka agar memiliki pengetahuan, keterampilan, dan kepercayaan diri ketika kembali ke tengah masyarakat,” ujarnya.


Melalui pelaksanaan SKB, warga binaan yang mengikuti Paket B dan Paket C diharapkan dapat terus mengembangkan potensi akademik maupun keterampilan mereka. Pendidikan ini juga menjadi bagian dari upaya Lapas Purwodadi mendukung proses reintegrasi sosial dengan membekali warga binaan agar lebih siap menjalani kehidupan secara mandiri dan produktif.


Lapas Kelas IIB Purwodadi akan terus mendukung berbagai program pembinaan di bidang pendidikan sebagai bagian dari upaya menciptakan warga binaan yang berpengetahuan, terampil, mandiri, dan siap kembali berkontribusi positif di tengah masyarakat.

(Prabu Cakra)