HEADLINE
Dark Mode
Large text article

Perkuat Pembinaan Rohani, Lapas Purwodadi Gelar Pengajian dan Doa Bersama


Purwodadi|MA-  Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Purwodadi terus memperkuat pembinaan kepribadian dan kerohanian bagi warga binaan melalui kegiatan keagamaan. Salah satunya diwujudkan dengan pelaksanaan pengajian dan doa bersama yang digelar di Masjid At-Taubah Lapas Purwodadi, Jumat (25/9/2026), setelah pelaksanaan salat Jumat.


Kegiatan tersebut diikuti oleh Kepala Lapas Purwodadi Erik Murdiyanto bersama jajaran serta seluruh warga binaan. Suasana pengajian berlangsung khidmat dan penuh kekeluargaan, dengan seluruh peserta mengikuti rangkaian kegiatan secara tertib.


Dalam kesempatan tersebut, Lapas Purwodadi menghadirkan Bapak Imam Supardi dari Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Grobogan untuk memberikan tausiah. Materi yang disampaikan mengangkat tema tentang keteladanan Nabi, khususnya bagaimana nilai-nilai luhur yang dicontohkan Nabi dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.


Imam Supardi mengajak seluruh peserta untuk tidak hanya memahami kisah dan keteladanan Nabi, tetapi juga mengambil hikmah serta menerapkannya dalam perilaku. Nilai-nilai seperti kejujuran, kesabaran, kasih sayang, kepedulian terhadap sesama, serta kemauan untuk terus memperbaiki diri menjadi bagian penting dalam membangun pribadi yang lebih baik.


“Keteladanan Nabi dapat menjadi pedoman bagi kita semua dalam menjalani kehidupan. Setiap orang memiliki kesempatan untuk memperbaiki diri dan menjadi pribadi yang lebih baik,” pesan Imam Supardi dalam tausiyahnya.


Kepala Lapas Purwodadi Erik Murdiyanto turut mengikuti kegiatan tersebut bersama jajaran. Menurutnya, pembinaan rohani merupakan salah satu bagian penting dalam proses pembinaan warga binaan, karena tidak hanya memberikan pengetahuan keagamaan, tetapi juga mendorong perubahan sikap dan perilaku.


Melalui kegiatan keagamaan yang dilaksanakan secara rutin, warga binaan diharapkan memperoleh penguatan mental dan spiritual serta memiliki motivasi untuk menjalani masa pembinaan dengan penuh kesadaran. Nilai-nilai positif yang diperoleh selama mengikuti pembinaan diharapkan dapat menjadi bekal ketika nantinya kembali ke tengah keluarga dan masyarakat.


Selain pengajian, kegiatan dilanjutkan dengan doa bersama. Seluruh peserta memanjatkan doa dengan penuh kekhusyukan, memohon keberkahan, kemudahan dalam menjalani proses pembinaan, serta kesehatan dan keselamatan bagi seluruh keluarga besar Lapas Purwodadi.


Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk komitmen Lapas Purwodadi dalam menghadirkan pembinaan yang tidak hanya berorientasi pada pemenuhan hak warga binaan, tetapi juga pada pembentukan karakter dan peningkatan kualitas diri.


Dengan adanya kegiatan pengajian dan doa bersama, diharapkan tumbuh kesadaran dalam diri warga binaan untuk menjadikan masa menjalani pembinaan sebagai momentum introspeksi, memperbaiki diri, dan mempersiapkan kehidupan yang lebih baik setelah kembali ke masyarakat.


Kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar serta ditutup dengan doa bersama.

(Prabu)