Tiga Anggota TNI Bersama Warga Evakuasi Jenazah Di Desa Burlah.
December 15, 2025
Takengon- mediaadvokasi.id Personel Koramil 09/Ketol Kodim 0106/Aceh Tengah bersama masyarakat melaksanakan evakuasi jenazah warga yang merupakan lokasi banjir bandang di Desa Burlah, Kecamatan Ketol, Kabupaten Aceh Tengah, Minggu (14/12/2025)
Jenazah diketahui bernama Sarni (50), seorang petani perempuan yang dilaporkan meninggal dunia akibat sakit. Almarhumah diketahui sementara berpindah tempat untuk berkebun bersama suaminya di wilayah tersebut dusun kerpe belene desa kekuyang dan Almarhum sebelum bencana masih kodisi sehat kemudian setelah bencana almarhum mulai teroma dan sakit sakitan.
Saat tiga anggota Koramil 09/Ketol, yakni Serda Suherman, Serda Agus, dan Serda Sukurdi melaksanakan patroli bencana langsung menyambangi rumah almarhum dengan dibantu oleh masyarakat setempat. Proses evakuasi berlangsung cukup sulit karena medan yang dilalui berada di bantaran sungai, sehingga petugas terpaksa menggunakan tali sling berupa kabel listrik karena derasnya air sungai untuk mengevakuasi jenazah dan di gotong hanya menggunakan kain sarung dan kayu.
Serda Suherman mengucapkan terima kasih kepada warga setempat Setelah berhasil dievakuasi, jenazah almarhumah kemudian dibawa menggunakan mobil ambulans Puskesmas Ketol menuju rumah duka yang berlokasi di desa Jagong jeget, Kecamatan jagong jeget, Kabupaten Aceh Tengah untuk disemayamkan berlangsung aman dan lancar" katanya".
Dalam keterangannya, Dandim 0106/Aceh Tengah Letkol Inf Raden Herman Sasmita membenarkan kegiatan Evakuasi Jenazah Warga tersebut “Kami bersama Danramil dan anggota terus memantau langsung Kondisi wilayah khususnya kab, Aceh Tengah
Dandim menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban. “Kami turut berduka cita yang mendalam kepada keluarga almarhumah Ibu sarni. Semoga keluarga diberikan ketabahan. Dimana “Evakuasi jenazah ini merupakan hasil kerja sama erat antara TNI serta para relawan atau masyarakat semua bergerak dengan satu tujuan, yaitu menyelamatkan dan membantu masyarakat yang terdampak. Kami akan tetap siaga hingga kondisi benar-benar pulih kembali” Tegas Dandim