Tito: Saya Mengapresiasi Langkah Yang Telah Diambil Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang
January 11, 2026
Aceh Tamiang–mediaadvokasi.id:
Wakil Bupati Aceh Tamiang, Ismail, SE.I, menegaskan koordinasi intensif dengan Pemerintah Pusat menjadi kunci utama dalam mempercepat pemulihan fisik dan ekonomi masyarakat pasca-bencana. Hal tersebut disampaikannya setelah menerima kunjungan kerja Menteri Dalam Negeri, M. Tito Karnavian, di Kantor Bupati setempat, pada Minggu (11/01/2026).
Saat menerima kunker Mendagri tadi Wabup Ismail menyampaikan, kehadiran Mendagri yang baru ditunjuk sebagai Ketua Satgas Rehab dan Rekon Pascabencana tersebut, merupakan bentuk dukungan moril dan strategis bagi jajaran pemerintah daerah serta masyarakat Aceh Tamiang yang tengah berupaya bangkit dari dampak bencana.
Fokus Utama Penanganan dalam pertemuan tersebut, Wakil Bupati memaparkan beberapa poin krusial terkait kondisi terkini di lapangan, prioritas perbaikan akses jalan dan fasilitas publik yang vital bagi mobilisasi warga. Penanganan sektor pertanian dan UMKM yang terdampak agar roda ekonomi masyarakat kembali berputar, serta memastikan data kerusakan valid agar penyaluran bantuan dari pusat tepat sasaran dan akuntabel.
“Kami melaporkan secara mendalam kondisi di lapangan kepada Bapak Mendagri. Komitmen kami jelas, yakni memastikan masa pemulihan ini berjalan efektif dan efisien. Dukungan dari Kemendagri akan sangat membantu kami dalam menyinkronkan kebijakan daerah dengan instrumen pendanaan serta teknis di tingkat pusat,” ujar Wabup.
Sementara itu, Mendagri Tito dalam arahannya mengapresiasi langkah yang telah diambil Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang. Ia menekankan agar pemerintah daerah tetap mengedepankan prinsip tata kelola keuangan yang baik meski dalam kondisi darurat, sehingga pemulihan dapat dipertanggungjawabkan.
Kunjungan ini dilanjutkan dengan penyerahan bantuan berupa 500 unit kereta sorong, 1200 dus mie instan serta 1020 pasang sepatu boot. Barang-barang ini akan dimanfaatkan oleh satgas terpadu penanganan bencana Kabupaten Aceh Tamiang.(Eri Efandi)