Gabungan Koalisi Peduli Muba Geruduk Kantor Bupati
March 31, 2026
MUBA, MA- Puluhan massa yang tergabung dalam Koalisi Peduli Muba geruduk kantor Bupati Musi Banyuasin, Senin (30/03/26).
Dengan membawa spanduk bertuliskan kritik tajam, massa menuntut pemerintah daerah trs segera melakukan langkah konkret terkait kerusakan infrastruktur jalan di wilayah tersebut. Aksi yang berlangsung tertib namun riuh ini membawa beberapa tuntutan krusial bagi pemerintah kabupaten di antaranya:
1.Kritik keras terhadap pembelian mobil untuk kepala desa yg sangat melukai hati rakyat.
2.Percepatan pembangunan jalan kabupaten Muba yg rusak parah.
3.Percepatan perbaikan pembangunan jembatan lalan.
4.Penganggaran kelanjutan pembangunan jembatan Rantau Kroya.
5.Pengecekan ulang ke desa-desa terhadap bantuan yg d gelontorkan Bupati Musi Banyuasin 5jt per kk tidak tepat sasaran
6.Pengecekan izin-izin perusahan yang ada di Muba.
7.Perbaikan dinas pendidikan di Muba, seperti anak SDN Simpang Kurun yang di paksa keluar dari sekolah
8.Masalah Pokir DPRD
9.Perbaikan atau penimbunan penahan jalan pinggir sungai yang berada di desa Epil, pembangunan tersebut sudah membahayakan rumah warga, banyak yang roboh, pembangunan tersebut di zaman Bupati H Nazom Nurhawi
10.Masalah gaji honorer di kabupaten Muba
Tokoh masyarakat Astawilah juga mengatakan pemerintah, jangan melukai hati rakyat dan team pemenang dan juga aktivis muba Andip, juga kritik keras terhadap pemerintah melalui orasi Bupati harus pro kepada rakyat.
Pembangunan Cor Beton, Menolak perbaikan bersifat "tambal sulam" dan mendesak pembangunan jalan dengan spesifikasi cor beton pada ruas penghubung Muba–Mura. Mempertanyakan efektivitas penggunaan anggaran infrastruktur yang dinilai tidak sebanding dengan kondisi di lapangan.
Koordinator aksi Ahmad Jahri SH tokoh pemuda, Lekat Gonzales Geram, Fitriyadi Ssos DPD LAN, Mauzan Gempita, Deskar Alob menyatakan siap membawa aspirasi ini ke tingkat pusat (Istana Presiden) jika tuntutan tidak segera direalisasikan dalam waktu dekat.