HEADLINE
Dark Mode
Large text article

Selaras dengan Gubernur Sumsel, Ratu Dewa Segera Bentuk Tim Terpadu Karhutla se-Kota Palembang

 

Walikota Palembang, Ratu Dewa

PALEMBANG, MA – Menghadapi prediksi cuaca ekstrem dan datangnya musim kemarau lebih awal pada tahun 2026, Pemerintah Kota Palembang mengambil langkah cepat. Wali Kota Palembang, Ratu Dewa, memastikan akan segera menggelar rapat koordinasi lintas sektor pada Selasa (21/4/2026) mendatang guna menyikapi ancaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di wilayah ibu kota provinsi.

Langkah taktis ini diambil merespons peringatan dini dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) yang menyebutkan bahwa musim kemarau berpotensi dimulai sejak awal Mei dengan kondisi yang lebih kering dan panjang.

Selain itu, langkah ini juga untuk menyelaraskan gerak dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan yang dijadwalkan menggelar Apel Siaga Karhutla pada 22 April dan akan menetapkan atau tidak status Siaga Karhutla sebelum 23 April 2026.

Saat dikonfirmasi mengenai kesiapan Pemkot Palembang pada Minggu (19/4), Walikota Palembang, Ratu Dewa menegaskan bahwa pihaknya segera membentuk kekuatan hingga ke tingkat Kecamatan.

"Hari Selasa (21/04) kita akan rapat menyikapi ini. Kita akan buat tim terpadu di seluruh kecamatan," tegas Ratu Dewa.

Pembentukan tim terpadu ini diharapkan dapat berjalan selaras dengan langkah antisipasi Karhutla secara menyeluruh. Selain berfokus pada deteksi dini dan pemantauan kawasan rawan api, tim ini memegang peran krusial dalam memberikan edukasi serta imbauan penuh kepada masyarakat terkait kesiapsiagaan menghadapi ancaman Karhutla agar tragedi kabut asap dapat dicegah sedini mungkin. (RED)