HEADLINE
Dark Mode
Large text article

Dapat Informasi Sumur Minyak di Desa Kaliberau Kembali Beroperasi, Polsek Bayung Lencir Langsung ke TKP

MUBA, MA- Aktivitas sumur minyak ilegal di Desa Kaliberau Kecamatan Bayung Lencir Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) Sumatera Selatan (Sumsel) kembali menjadi perhatian aparat. Setelah menerima informasi dari masyarakat bahwa sumur tersebut kembali beroperasi, Polsek Bayung Lencir bergerak cepat dan langsung turun ke lokasi (TKP).

Informasi awal diperoleh dari warga yang melihat kembali munculnya aktivitas mencurigakan di beberapa titik sumur yang sebelumnya telah ditutup pasca insiden maut yang menelan enam korban jiwa beberapa waktu lalu. Warga khawatir praktik ilegal tersebut kembali marak dan membahayakan keselamatan lingkungan serta masyarakat sekitar.

Kapolsek Bayung Lencir, Iptu M Wahyudi SH MH melalui unit reskrim Polsek Bayung Lencir membenarkan bahwa pihaknya langsung melakukan pengecekan lapangan begitu mendapatkan informasi. 

“Kami mendapatkan informasi dari masyarakat mengenai dibukanya kembali sumur minyak di Kaliberau. Tim langsung menuju lokasi untuk memastikan kebenarannya,” ujar Kanit Reskrim Polsek Bayung Lencir Ipda Novian MTW SH, Sabtu (29/11/25). 

Setibanya di TKP, petugas menemukan tanda-tanda aktivitas yang baru akan dimulai seperti persiapan perlengkapan sarana dan prasarana untuk mengoperasikan kembali sumur tersebut. 

"Kita ke TKP bersama Kepala Desa Setempat, Tokoh Masyarakat dan dibantu oleh warga sekitar. Kita pastikan belum ada kegiatan, baru persiapan saja. Di lokasi kami menemukan tiang steger, tali polot, tameng dan selang. Kemudian perlengkapan itu semua saat ini sudah kita amankan," jelas Novian.

Masyarakat menginginkan agar Kedepannya Polsek Bayung Lencir terus melakukan pemantauan dan pendalaman terkait dugaan kembali beroperasinya sumur minyak ilegal tersebut.

“Harapan kami aparat penegak hukum tetap siaga dan melakukan langkah tegas jika sumur minyak tersebut kembali beroperasi agar tragedi yang pernah terjadi di Kaliberau tidak terulang kembali," ungkap Warga. (Jr)