HEADLINE
Dark Mode
Large text article



















TNI dan Warga Desa Blangkede Gotong-royong Bersihkan Material Longsor



Gayo Lues — Mediaadvokasi.id 
Anggota Koramil 01/Terangun, Sertu Dwi Pranoto, bersama masyarakat Desa Blangkede, Kecamatan Terangun, melaksanakan kegiatan gotong royong pembersihan material tanah longsor yang menutupi badan jalan serta sejumlah titik rawan longsor di wilayah desa setempat.

Tanah longsor tersebut terjadi akibat curah hujan yang cukup tinggi dalam beberapa minggu terakhir, sehingga menyebabkan kondisi tanah menjadi labil dan berpotensi menimbulkan longsor susulan. Akibat kejadian tersebut, akses jalan utama desa sempat terganggu dan menyulitkan aktivitas masyarakat sehari-hari.
Kegiatan gotong royong difokuskan pada pembersihan badan jalan utama desa serta lokasi-lokasi yang dinilai rawan dan membahayakan pengguna jalan. Dengan menggunakan peralatan seadanya, personel TNI bersama warga bahu-membahu membersihkan material tanah, bebatuan, dan lumpur yang menutupi akses jalan.

Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memperlancar kembali mobilitas masyarakat, baik pejalan kaki maupun pengguna kendaraan roda dua dan roda empat, agar dapat melintas dengan aman dan nyaman. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk meminimalisir risiko terjadinya kecelakaan lalu lintas akibat kondisi jalan yang licin dan tertutup material longsor.

Dalam kesempatan tersebut, Sertu Dwi Pranoto turut memberikan arahan dan imbauan kepada masyarakat agar selalu menjaga kebersihan lingkungan, meningkatkan kewaspadaan, serta memperhatikan kondisi sekitar, khususnya saat hujan dengan intensitas tinggi. Ia juga mengajak warga untuk terus menjaga kekompakan dan semangat gotong royong, serta segera melakukan pembersihan apabila kembali terjadi longsor.

Kegiatan gotong royong berjalan dengan aman, tertib, dan lancar. Sinergi antara TNI dan masyarakat ini menjadi wujud nyata kebersamaan dan kepedulian dalam menjaga keamanan, keselamatan, serta kenyamanan wilayah binaan, khususnya dalam menghadapi dampak bencana alam.