Dibalik Sunyi Landasan, Ada Pengabdian: Dandim 0113/Gayo Lues Sampaikan Terima Kasih Penuh Haru
January 08, 2026
Gayo Lues - Mediaadvokasi.id
Di tengah duka dan kepedihan masyarakat Aceh akibat bencana alam yang melanda, hadir tangan-tangan tulus yang bekerja tanpa sorotan, namun memiliki peran yang sangat menentukan. Komandan Kodim 0113/Gayo Lues, Letkol Arm Fran Desiafan Eka Saputra, S.H., menyampaikan ucapan terima kasih yang sedalam-dalamnya kepada Kepala Bandara Blangkejeren, Iwan Mulya, S.E., beserta seluruh staf Bandara, atas kepedulian, pengorbanan, serta kerja sama yang luar biasa selama proses penanganan bencana alam Aceh, khususnya di Kabupaten Gayo Lues.
(Kamis,08/01/2026)
Dalam situasi darurat, ketika waktu menjadi begitu berharga dan harapan masyarakat bergantung pada kecepatan bantuan, Satuan Pelayanan Bandar Udara Blangkejeren hadir dengan memberikan fasilitas bandara dan dukungan penuh demi kelancaran pendistribusian logistik kemanusiaan. Meski tidak berada di garis depan lokasi bencana, peran mereka menjadi jembatan kehidupan bagi masyarakat yang sangat membutuhkan uluran tangan.
Letkol Arm Fran Desiafan Eka Saputra, S.H., menuturkan dengan penuh haru bahwa kebersamaan yang terjalin selama masa sulit ini telah melahirkan ikatan yang lebih dari sekadar hubungan kerja.
“Semoga ke depannya, keakraban dan kebersamaan yang terbangun tidak hanya sebatas rekan kerja, tetapi terus berlanjut layaknya saudara, saling menguatkan dalam setiap pengabdian untuk bangsa dan kemanusiaan,” ungkapnya.
Pengabdian Satuan Pelayanan Bandar Udara Blangkejeren mungkin tidak selalu terlihat oleh mata publik, namun denyut perannya terasa nyata di setiap bantuan yang tiba, di setiap harapan yang kembali menyala, dan di setiap doa masyarakat Gayo Lues yang menerima uluran pertolongan.
Di balik sunyinya landasan pacu, terdapat dedikasi, keikhlasan, dan tanggung jawab besar demi kemanusiaan. Sinergi yang terbangun antara TNI dan Satuan Pelayanan Bandar Udara Blangkejeren menjadi bukti bahwa dalam menghadapi bencana, kekuatan terbesar bangsa ini adalah kebersamaan dan kepedulian tanpa pamrih.
(Pendim 0113/ Gayo Lues)