HEADLINE
Dark Mode
Large text article

Dua Rumah Hangus Dilalap Si Jago Merah, Seorang Lansia Tewas Terbakar




Cilacap, MA - Seorang lansia bernama Santohid (91) tewas akibat kebakaran di rumahnya, Rabu (7/1/2026) dini hari.


Peristiwa naas tersebut terjadi di Dusun Suryan RT 04 RW 09 Desa Karangpucung, Kecamatan Karangpucung, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah.


“Korban tidak sempat menyelamatkan diri karena masih tertidur di dalam kamar,” ujar Kepala Bidang Damkar dan Penyelamatan Satpol PP Cilacap, Gatot Arif Widodo. 


Adapun tetangga korban bernama Namiarto (62), saksi mata melihat rumah korban sudah terbakar seluruhnya kemudian bagian depan abruk.


“Sebelumnya Pak Namiarto mendengar suara utama dari arah rumah korban sekitar pukul 00.10 WIB,” ungkap Gatot.


Tak lama kemudian, api menjalar ke dapur dan merembet ke dalam rumah Namiarto. Akibat kejadian, dua rumah hangus usai dilalap si jago merah.


“Pertama rumah bambu milik korban yang meninggal berukuran 8 meter x 6 meter beserta isi di dalam rumah hangus terbakar, kemudian rumah permanen berukuran 20 meter x 8 meter milik Pak Namiarto yang kebetulan bersebelahan dengan rumah korban,” beber Gatot.


Warga sekitar yang mengetahui sempat berusaha membantu menyelesaikan api saat kejadian menggunakan peralatan seadanya, namun api tidak berhasil dipadamkan.


“Rumah korban meninggal secara kebetulan dari bambu, sehingga mudah menjalar ke bangunan lain yang berdekatan,” tutur Gatot.


Kebakaran diduga disebabkan oleh obat nyamuk bakar yang membakar korban di dekat bahan yang mudah terbakar. 


Petugas Damkar yang tiba di lokasi setelah menerima laporan langsung mengirimkan api yang membakar dua rumah warga tersebut.


“Laporan dari Plt Kades Karangpucung dan upaya pemadaman dilakukan petugas sekitar pukul 00.40 WIB,” kata Gatot.


Api pun berhasil dipadamkan sekitar pukul 01.05 WIB, dan korban meninggal dunia langsung dievakuasi. Namun, keluarga korban meminta agar korban tidak dibawa ke puskesmas dan akan disemayamkan pada esok hari.


“Korban dimakamkan pukul 10.00 WIB tadi pagi, dan saat dievakuasi kondisi korban seluruh tubuh mengalami luka bakar,” terang Gatot.


Perlu diketahui, kebakaran tersebut tidak hanya menelan korban jiwa namun juga mengakibatkan kerugian materi kurang lebih Rp200 juta. (D'Pur).

Bantu Kami Berkembang

Bantu Kami Berkembang