Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Tinjau Pembangunan KDKMP Batam, Dorong Ketahanan Pangan dan Stabilitas Wilayah
BATAM || Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) XIX/Tuanku Tambusai, Mayjen TNI Dr. Agus Hadi Waluyo, S.A.P., M.M., CHRMP melanjutkan agenda kunjungan kerja di Kota Batam dengan meninjau pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) yang berlokasi di Kelurahan Tembesi, Kamis (15/01/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Pangdam XIX/TT didampingi Komandan Korem 033/Wira Pratama Brigjen TNI Bambang Herqutanto, M.Han. Peninjauan ini bertujuan untuk memastikan progres pembangunan KDKMP berjalan sesuai dengan rencana kerja yang telah ditetapkan.
Pada kesempatan tersebut, Pangdam XIX/TT memberikan pengarahan kepada prajurit agar senantiasa memahami kondisi wilayah tugas serta terus mengikuti perkembangan situasi global dan nasional. Ia menegaskan bahwa Batam memiliki posisi geografis yang sangat strategis karena berada di jalur perdagangan internasional dan berbatasan langsung dengan Negara Singapura.
“Prajurit harus selalu waspada terhadap perkembangan situasi konflik, baik di tingkat global maupun nasional. Penguasaan wilayah menjadi kunci dalam menjaga stabilitas keamanan,” tegas Pangdam.
Lebih lanjut, Pangdam menekankan pentingnya penguatan ketahanan pangan sebagai salah satu faktor penentu stabilitas nasional, khususnya di bidang ekonomi. Menurutnya, ketahanan pangan merupakan program prioritas pemerintah yang harus didukung bersama.
“Perkuat ketahanan pangan di wilayah masing-masing. Ketahanan pangan adalah program utama dalam membangun sektor pertanian saat ini dan di masa yang akan datang, serta menjadi fondasi stabilitas ekonomi nasional,” ujarnya.
Dalam peninjauan di lokasi pembangunan KDKMP, Pangdam XIX/TT turut didampingi oleh Wali Kota Batam, Komandan Kodim 0316/Batam, serta pengurus koperasi setempat.
Mayjen TNI Agus Hadi Waluyo menyampaikan bahwa KDKMP merupakan program pemerintah pusat yang dikolaborasikan dengan TNI sebagai upaya konkret dalam menggerakkan roda perekonomian masyarakat.
“KDKMP merupakan sarana vital untuk menghidupkan ekonomi masyarakat dan menjaga stabilitas ekonomi nasional. Sinergi antara pemerintah daerah, TNI, dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan program ini,” pungkas Pangdam (*red)
