HEADLINE
Dark Mode
Large text article





















Babinsa Koramil 08/Ranatu Dampingi Petani Sayur, Dukung Ketahanan Pangan


Aceh Tamiang–mediaadvokasi.id: 
Dalam upaya mendukung program ketahanan pangan nasional, Babinsa Koramil 08/Ranatu, Serda Oki Sandra, melaksanakan kegiatan pendampingan karya nyata kepada petani sayur bayam di Desa Suka Mulia, Kecamatan Rantau, Kabupaten Aceh Tamiang. Kegiatan ini berlangsung pada Minggu (12/04/2026).
 
Pendampingan dilakukan di lahan pertanian milik Anto, seorang petani setempat yang mengembangkan komoditas sayur bayam guna memenuhi kebutuhan pasar lokal. Langkah ini merupakan bagian dari komitmen TNI dalam meningkatkan produksi pertanian di wilayah binaan.
 
“Kami mendampingi petani agar hasil panen mereka maksimal dan bisa membantu memenuhi kebutuhan sayuran di wilayah ini,” ungkap Serda Oki Sandra saat ditemui di lokasi.
 
Menurutnya, kegiatan pendampingan ini tidak hanya sekadar hadir di lapangan, tetapi juga memberikan pembekalan teknis yang penting bagi petani. Materi yang disampaikan meliputi cara perawatan tanaman yang tepat, teknik pengendalian hama, serta strategi pemupukan agar tanaman tumbuh sehat dan produktif.
 
“Kami tidak hanya turun di lapangan, tetapi juga berupaya membantu petani agar hasil panen mereka bisa terserap dengan baik oleh pasar. Jadi, pendampingan kami mencakup mulai dari proses budidaya hingga membantu dalam hal distribusi dan pemasaran,” tambahnya.
 
Sementara itu, Anto selaku pemilik kebun menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasinya yang tinggi atas perhatian serta bimbingan yang diberikan oleh Babinsa.
 
“Dengan bantuan Babinsa, saya lebih yakin dengan hasil panen saya tahun ini. Mereka memberi arahan tentang cara merawat tanaman yang lebih baik dan efisien,” ujar Anto dengan antusias.
 
Diharapkan melalui kegiatan pendampingan yang berkelanjutan ini, produksi sayur bayam di wilayah binaan dapat terus meningkat. Hal ini diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata dalam upaya memperkuat ketahanan pangan di Kabupaten Aceh Tamiang secara umum. (Eri Efandi).