HEADLINE
Dark Mode
Large text article

Bupati Armia Pahmi Terima Kunjungan VKN Jatim


Aceh Tamiang–mediaadvokasi.id:     Kabupaten Aceh Tamiang kembali menjadi pusat perhatian dan tujuan studi bagi pejabat pemerintah daerah dari seluruh Indonesia. Pada Selasa (05/05/2026), Bupati Aceh Tamiang, Irjen Pol. (P) Drs. Armia Pahmi, M.H., secara resmi membuka kegiatan Visitasi Kepemimpinan Nasional (VKN) Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II Angkatan II Pemerintah Provinsi Jawa Timur Tahun 2026.
 
Acara pembukaan berlangsung khidmat di Aula Sekretariat Daerah Kabupaten (Setdakab) dan dihadiri oleh ratusan peserta serta pejabat tinggi dari kedua daerah. Kegiatan ini menjadi momentum penting bertukar pikiran dan pengalaman, khususnya terkait manajemen penanganan bencana.
 
Dalam sambutannya, Bupati Armia Pahmi menyampaikan rasa bangga dan ucapan selamat datang yang tulus kepada seluruh rombongan dari Jawa Timur. Ia menekankan bahwa kehadiran para pemimpin daerah ini diharapkan dapat mempererat tali silaturahmi dan persaudaraan antarwilayah.
 
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang dan seluruh masyarakat, kami mengucapkan selamat datang. Kehadiran Bapak dan Ibu di daerah ini diharapkan dapat mempererat hubungan antardaerah serta menjadi motivasi bagi kami untuk bangkit dan semakin kuat,” ujar Bupati.
 
Bupati juga menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya atas kepercayaan yang diberikan dengan memilih Aceh Tamiang sebagai lokasi visitasi. Lebih dari itu, ucapan terima kasih juga ditujukan atas berbagai bentuk dukungan dan bantuan yang telah mengalir untuk membantu pemulihan pascabencana di daerah berjuluk Bumi Muda Sedia ini.
 
“Kami menyampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya. Ini menjadi bukti nyata solidaritas dan sinergi yang luar biasa dalam mempercepat pemulihan daerah kami,” tambahnya.
 
Pada kesempatan tersebut, Bupati Armia Pahmi memaparkan secara gamblang tantangan besar yang dihadapi daerahnya akibat bencana hidrometeorologi yang melanda. Dampak bencana tersebut sangat masif, hingga menyentuh lebih dari 310 ribu jiwa atau sekitar 75 ribu kepala keluarga yang tersebar di 216 kampung dan 12 kecamatan.
 
“Penanganan bencana tidak bisa dilakukan secara parsial atau setengah hati. Diperlukan kepemimpinan yang komprehensif, holistik, dan integratif, mulai dari tahap mitigasi, tanggap darurat, hingga rekonstruksi jangka panjang. Di sinilah kepemimpinan adaptif berbasis empati benar-benar diuji,” tegas Bupati.
 
Menurutnya, menghadapi dinamika era yang penuh ketidakpastian (Volatility, Uncertainty, Complexity, and Ambiguity/VUCA), kesiapan Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk beradaptasi dan memiliki rasa empati yang tinggi terhadap masyarakat adalah sebuah keharusan mutlak.
 
Sementara itu, Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Jawa Timur, Ramli Anyato, menyampaikan terima kasih atas sambutan luar biasa yang diberikan. Ia menjelaskan bahwa pihaknya membawa sebanyak 60 peserta PKN Tingkat II yang berasal dari berbagai instansi pusat dan daerah.
 
“Kegiatan ini menjadi sarana pembelajaran langsung di daerah yang tengah dalam proses pemulihan. Kami ingin para peserta melihat secara langsung bagaimana manajemen kepemimpinan diterapkan dalam kondisi yang menantang,” jelas Ramli.
 
Ia berharap kunjungan ini tidak hanya bermanfaat bagi wawasan peserta, tetapi juga dapat memberikan kontribusi nyata dalam mendukung percepatan pemulihan di Aceh Tamiang.
 
Dalam suasana yang penuh kekeluargaan tersebut, juga dilakukan penyerahan bantuan kemanusiaan yang nilainya sangat signifikan. Total bantuan yang diserahkan antara lain:
 
- Dari BPSDM Jatim: 2 unit komputer all-in-one dan 1 unit printer.
- Dari BPBD Jatim: 10 dus makanan siap saji senilai Rp43 juta.
- Dari Peserta VKN: Uang tunai sebesar Rp300 juta.
- Dari Dunia Usaha dan Organisasi:- Rp200 juta dari PT Toba Pulp Lestari Tbk.
- Rp100 juta dari Kapal Api.
- Rp150 juta dari Gerakan Pramuka.
- Rp20 juta dari pihak ketiga.
- Dari Balai Besar KSDA Sumatera Utara: Bantuan perlengkapan sekolah dan ibadah senilai Rp40 juta.
 
Bantuan ini disambut baik dan diharapkan dapat sangat membantu meringankan beban masyarakat yang masih dalam tahap pemulihan.
 
Usai acara pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan sesi pemaparan materi oleh perangkat daerah Kabupaten Aceh Tamiang. Mulai dari BPBD, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Pendidikan, Dinas Koperasi dan UMKM, Dinas Sosial, hingga Dinas Kesehatan, semuanya menyajikan data, kondisi riil di lapangan, serta berbagai persoalan aktual yang dihadapi pascabencana.
 
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Kepala Pusjar SKMK LAN Provinsi Aceh, para Widyaiswara, unsur Forkopimda, Plt. Sekda Aceh Tamiang, para Asisten, Staf Ahli, Kepala SKPK, insan pers, dan tamu undangan lainnya, menunjukkan antusiasme dan dukungan penuh terhadap suksesnya kegiatan VKN ini.(Eri Efandi)