Proses Adil dan Transparan" Pengundian Huntap Tanjung Seumantoh Resmi Dimulai
May 04, 2026
Aceh Tamiang–mediaadvokasi.id: Harapan baru bagi warga korban bencana banjir bandang mulai terwujud nyata. Sebanyak 200 unit Hunian Tetap (Huntap) di lokasi Tanjung Seumantoh resmi memasuki tahap verifikasi dan pengundian. Acara yang penuh makna kemanusiaan ini dipimpin langsung oleh Bupati Aceh Tamiang, Irjen. Pol (P) Drs. Armia Pahmi, MH, dan berlangsung di Aula Setdakab, pada Minggu (03/05/2026).
Kegiatan ini merupakan bukti nyata kolaborasi yang solid antara Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang dengan berbagai pihak, salah satunya Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia. Kehadiran bantuan ini menjadi angin segar dalam upaya percepatan pemulihan pascabencana, demi mewujudkan hunian yang layak bagi ribuan keluarga yang terdampak.
Dalam sambutannya, Bupati Armia Pahmi menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Pimpinan Yayasan Buddha Tzi Chi beserta seluruh jajarannya. Menurutnya, bantuan yang diberikan bukan sekadar pembangunan fisik semata, melainkan bukti nyata bahwa nilai kemanusiaan mampu menyatukan semua pihak tanpa melihat perbedaan.
“Kita harus bersyukur, pembangunan Huntap ini hasil kolaborasi yang luar biasa. Ini membuktikan bahwa kepedulian tidak mengenal perbedaan agama, suku, dan golongan. Walaupun berbeda keyakinan, kita satu dalam kemanusiaan dan keinginan untuk membantu sesama,” ujar Bupati Armia dengan penuh haru.
Lebih lanjut ia menjelaskan, sinergi ini sangat penting untuk mempercepat proses pemulihan. “Pemerintah Kabupaten bersama mitra bekerja keras mengejar target pembangunan ribuan unit rumah agar masyarakat bisa segera kembali memiliki tempat tinggal yang layak dan nyaman,” tambahnya.
Salah satu poin penting yang ditekankan oleh Bupati adalah prinsip keterbukaan dan keadilan. Ia menegaskan bahwa proses pengundian nomor rumah dilakukan secara terbuka dan acak, guna memastikan tidak ada praktik nepotisme, titipan, ataupun pilih kasih.
“Pengundian ini kami lakukan secara terbuka agar benar-benar adil. Semua calon penerima memiliki hak dan kesempatan yang sama. Siapapun yang mendapatkan nomor rumah tertentu, itulah rezekinya masing-masing. Kami minta kepada seluruh masyarakat untuk dapat menerimanya dengan lapang dada dan ikhlas,” tegas Bupati.
Kepada para penerima manfaat, Bupati Armia berpesan agar dapat menjaga dan merawat aset berharga ini dengan sebaik-baiknya. Rumah yang diberikan adalah amanah yang harus dirawat agar dapat digunakan dalam jangka waktu panjang.
“Saya berharap hunian tetap ini dapat memberikan rasa aman dan kenyamanan bagi keluarga Bapak/Ibu semua. Selain menjaga rumah, saya juga mengingatkan agar senantiasa menjaga kerukunan, toleransi, dan kebersamaan dengan sesama tetangga di lingkungan baru nanti,” tutupnya.
Sementara itu, Pimpinan Yayasan Buddha Tzu Chi, Mujianto, menyampaikan komitmen kuat pihaknya dalam percepatan pembangunan. Menurutnya, waktu adalah hal yang sangat krusial karena setiap keterlambatan berarti memperpanjang penderitaan masyarakat.
“Kami berusaha secepat mungkin menyelesaikan pembangunan ini. Pembangunan tidak boleh kami tunda. Jika kami tunda satu hari saja, berarti kami telah menyusahkan masyarakat. Oleh karena itu, proses harus cepat dan tepat, agar warga bisa segera hidup layak,” ungkap Mujianto.
Dalam kesempatan tersebut, ia juga mengumumkan kabar gembira. Selain menyediakan bangunan rumah, Yayasan Buddha Tzu Chi juga akan melengkapinya dengan perabotan atau isi hunian.
“Nanti setelah Huntap selesai seluruhnya, kami juga akan menyerahkan bantuan isi rumah berupa sofa, tempat tidur, meja tamu, hingga rak penyimpanan. Semoga ini bisa meringankan beban warga dalam memulai kehidupan baru,” jelasnya.
Acara ditutup dengan prosesi seremonial pengundian untuk sepuluh orang pertama yang telah melakukan registrasi. Suasana berlangsung lancar, tertib, dan penuh antusiasme.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh unsur Forkopimda, Forkopimcam, Plt. Sekda Aceh Tamiang, Para Asisten Setdakab, Para Kepala OPD, serta seluruh jajaran Yayasan Buddha Tzu Chi dan perwakilan masyarakat penerima manfaat. Semoga kehadiran Huntap ini menjadi awal kebangkitan dan kesejahteraan baru bagi masyarakat Aceh Tamiang.(Eri Efandi).