Sinergi Pemkab dan Polda Aceh" Akselerasi Pemulihan Pascabencana Menuju Aceh Tamiang Tangguh
May 19, 2026
Aceh Tamiang–mediaadvokasi.id:
Bupati Aceh Tamiang, Irjen. Pol. (Purn) Drs. Armia Fahmi, MH, menerima kunjungan kerja Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Aceh, Irjen. Pol. Drs. Marzuki Ali Basyah, MM, beserta jajaran Pejabat Utama Polda Aceh di Pendopo Rumah Dinas Bupati Aceh Tamiang, pada Senin (18/05/2026). Kedatangan Kapolda Aceh ke Bumi Muda Sedia ini bertujuan untuk meninjau langsung progres pembangunan Hunian Tetap (Huntap) yang dibangun oleh Polri bagi warga terdampak bencana hidrometeorologi, sekaligus memastikan proses pemulihan wilayah Aceh Tamiang berjalan berangsur membaik dan sesuai rencana.
Pertemuan ini berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan, diawali dengan tradisi adat menepungtawari yang dilakukan secara langsung oleh Bupati Armia Fahmi didampingi Ibu Ny. Yuyun Armia kepada Kapolda Aceh beserta istri. Tradisi ini merupakan wujud penyambutan tulus dan penghormatan tinggi dari Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang kepada pimpinan tertinggi kepolisian di Aceh, sekaligus doa keselamatan dan keberkahan dalam setiap langkah pengabdian.
Dalam sambutannya, Bupati Armia Fahmi menyambut baik kehadiran Kapolda Aceh dan jajarannya. Ia menilai kunjungan kerja ini bukan sekadar kegiatan rutin, melainkan bentuk nyata perhatian dan dukungan kuat dalam upaya percepatan pemulihan infrastruktur pascabencana, khususnya melalui program pembangunan Huntap yang kini progresnya dipantau langsung oleh Kapolda.
"Saya memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Bapak Kapolda Aceh atas respon cepat dan perhatian khusus yang diberikan Polda Aceh sejak fase awal penanganan bencana melanda wilayah kita. Mulai dari pengiriman bantuan logistik pokok, pengerahan tim kesehatan untuk pelayanan medis warga, hingga penugasan personel Polri yang bekerja keras membantu membersihkan fasilitas umum dan pemukiman dari sisa material bencana. Kini dukungan berlanjut hingga ke fase transisi menuju pemulihan total, melalui pembangunan hunian tetap atau Huntap yang diinisiasi Polri. Segala bentuk bantuan tersebut sangat kami rasakan manfaatnya, sangat membantu meringankan beban warga terdampak, dan menjadi kekuatan besar bagi kita semua untuk bangkit bersama menjadi lebih kuat dan lebih siap menghadapi tantangan ke depan," ungkap Armia Fahmi.
Lebih lanjut, Bupati Armia menekankan bahwa keberhasilan penanganan bencana hingga mencapai titik pemulihan saat ini tidak terlepas dari kekuatan kolaborasi yang solid antarberbagai pihak. Ia menegaskan, sinergi aktif dan tangguh antara Pemerintah Daerah, TNI, Polri, para relawan, serta organisasi kemasyarakatan maupun lembaga swadaya masyarakat baik tingkat nasional maupun lokal menjadi kunci utama segala permasalahan dapat teratasi dengan baik dan cepat.
"Alhamdulillah, segala fase sulit dapat kita lalui bersama dan tertangani dengan baik. Saat ini, Kabupaten Aceh Tamiang telah resmi memasuki fase transisi menuju pemulihan total. Fokus utama kita saat ini adalah akselerasi pemulihan infrastruktur vital, normalisasi aliran sungai, penyelesaian pembangunan hunian tetap bagi korban bencana, serta upaya keras memulihkan kembali kondisi sosial dan ekonomi masyarakat agar berjalan normal kembali," jelasnya.
Di akhir penyampaiannya, Bupati Armia Fahmi menyampaikan permohonan dukungan khusus kepada Kapolda Aceh terkait percepatan pemulihan pada sektor-sektor strategis yang menjadi ranah kewenangan Pemerintah Provinsi Aceh. Ia berharap Kapolda dapat membantu memfasilitasi dan mempercepat penanganan tersebut agar dampak positifnya segera dirasakan masyarakat.
"Kami memohon dukungan Bapak Kapolda untuk membantu mempercepat pemulihan pascabencana di wilayah kami, utamanya pada sektor yang menjadi kewenangan provinsi. Di antaranya adalah kegiatan pengerukan endapan lumpur yang menumpuk di sepanjang Daerah Aliran Sungai Tamiang, serta perbaikan kondisi jalan-jalan provinsi yang rusak parah akibat terjangan banjir. Hal ini sangat krusial agar roda ekonomi dan mobilitas warga dapat pulih sepenuhnya," pungkasnya.
Sementara itu, Kapolda Aceh, Irjen. Pol. Drs. Marzuki Ali Basyah, MM, menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi mendalam atas sambutan hangat serta penyambutan adat yang penuh makna dari Bupati beserta seluruh jajaran Pemkab Aceh Tamiang. Ia menegaskan bahwa penanggulangan bencana dan upaya pemulihan pasca bencana di Aceh Tamiang telah menjadi fokus utama dan komitmen nyata seluruh jajaran Polda Aceh beserta Polres jajaran, termasuk Polres Aceh Tamiang.
"Dengan semangat kebersamaan, kolaborasi, dan gotong royong yang telah terjalin erat selama ini, kami sangat optimis kita dapat mewujudkan Kabupaten Aceh Tamiang yang tidak hanya pulih kembali, tetapi menjadi wilayah yang aman, tangguh terhadap ancaman bencana, damai, dan sejahtera bagi seluruh warganya," ujar Kapolda Marzuki dengan penuh keyakinan.
Terkait permohonan Bupati Aceh Tamiang mengenai percepatan penanganan sektor strategis kewenangan provinsi, Kapolda Aceh memberikan respon positif dan tegas. Ia berjanji akan segera menindaklanjuti aspirasi tersebut dengan melaporkan secara langsung kepada Gubernur Aceh, guna memastikan penanganan pemulihan di Bumi Muda Sedia dapat berjalan lebih cepat dan terarah.
Pertemuan strategis ini ditutup dengan sesi ramah tamah yang akrab serta dilanjutkan dengan penukaran cinderamata sebagai simbol persahabatan dan komitmen bersama untuk terus menjaga stabilitas keamanan, ketertiban, serta mendukung penuh percepatan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Aceh Tamiang.(Eri Efandi).