HEADLINE
Dark Mode
Large text article



















Pertamina Hulu Rokan Zona 1 Raih Juara Stan Terbaik di PIIS Sumut 2026, Dorong UMKM Naik Kelas dan Edukasi Energi


Simalungun–mediaadvokasi.id:
Pertamina EP Pangkalan Susu dan Pertamina EP Rantau Field yang berada di bawah naungan Pertamina Hulu Rokan (PHR) Zona 1 turut meramaikan Pekan Inovasi dan Investasi Sumatera Utara (PIIS) 2026 yang berlangsung mulai 10 hingga 13 Juni lalu di Parapat, Kabupaten Simalungun. Bersama SKK Migas Sumbagut, pihaknya memamerkan puluhan produk unggulan dari usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) mitra binaan serta menyelenggarakan sesi edukasi bagi pelajar.
 
Keikutsertaan ini mendapatkan apresiasi tinggi dari Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara, Sulaiman Harahap, yang mengunjungi stan tersebut pada Sabtu (13/6). Ia mengaku sangat bangga melihat langkah nyata pembinaan yang dilakukan PHR Zona 1 di wilayah operasionalnya.
 
“Setelah berkeliling ke stan PHR Zona 1 ini, saya sangat bangga. Pertamina sungguh mendorong mitra usahanya agar naik kelas. Kualitas produk yang dipajang juga sangat baik. Ini bukti nyata PHR hadir dan membina masyarakat di sekitar wilayah kerjanya,” ujar Sulaiman.
 
Selain mempromosikan hasil karya pelaku usaha lokal, stan PHR Zona 1 juga menjadi pusat pengetahuan bagi siswa-siswi Sekolah Menengah Atas. Sulaiman pun memberikan penghargaan khusus atas inisiatif tersebut, sekaligus menyerahkan penghargaan sebagai Juara Satu Stan Terbaik kepada PHR Zona 1 bersama SKK Migas Sumbagut saat penutupan acara.
 
Stan ini juga menjadi tujuan kunjungan berbagai pejabat daerah. Di antaranya Wali Kota Medan, Rico Waas yang didampingi Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota Medan, Rasyid Ridho Nasution. Turut hadir Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Energi dan Sumber Daya Mineral Provinsi Sumut, Dedi JP Harahap, serta Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu Provinsi Sumut, Nurbaiti Harahap.
 
Wali Kota Medan, Rico Waas, menyampaikan kekagumannya atas antusiasme masyarakat yang mengunjungi stan tersebut. Menurutnya, materi edukasi mengenai industri hulu migas sangat bermanfaat bagi generasi muda.
 
“Kegiatan penyuluhan tentang asal-usul dan sejarah migas ini sangat menarik dan bermanfaat bagi siswa. Inisiatif ini sangat bagus. Saya berharap ke depannya dapat terjalin kerja sama yang erat antara perusahaan migas dan Pemerintah Kota Medan untuk memajukan wilayah kita,” ungkap Rico.
 
Materi edukasi disampaikan secara interaktif oleh Petugas Hubungan Media PHR Zona 1, Renita Yulia Kuswindriati, bersama tim dari Pangkalan Susu. Mereka menjelaskan sejarah awal operasional migas di Indonesia serta berbagai program Pelibatan dan Pengembangan Masyarakat (PPM) yang telah dijalankan selama ini. Para pelajar tampak antusias mengikuti setiap penjelasan yang disampaikan.
 
Sementara itu, Manajer Pertamina EP Pangkalan Susu Field, Edwin Susanto, menjelaskan bahwa kolaborasi antara SKK Migas dan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) merupakan kunci mendukung kebijakan pemerintah demi kedaulatan energi nasional, termasuk pencapaian target produksi satu juta barel minyak per hari pada tahun 2030.
 
“Kehadiran kami dalam ajang ini adalah wujud komitmen untuk mendukung pertumbuhan ekonomi Sumatera Utara. Kami bertekad terus mendampingi dan memajukan UMKM binaan agar semakin berkembang dan mampu bersaing di pasar yang lebih luas,” tegas Edwin pada Kamis 18 Juni kepada awak media. 
 
Melalui ajang ini, PHR Zona 1 kembali membuktikan peran strategisnya tidak hanya dalam pengelolaan energi, tetapi juga dalam pengembangan potensi masyarakat dan pendidikan energi bagi generasi penerus di wilayah Sumatera Utara.(Eri Efandi).