Ciptakan Desa Jadi Penggerak Ekonomi, 2 Kades Asal Pakpak Bharat Masuk Kampus
July 14, 2026
Pakpak Bharat-SUMUT : MA
Selama empat hari berturut, sejak 13-16 Juli 2026, Melalui Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Direktorat Jenderal Bina Pemerintahan Desa terus memperkuat kapasitas aparatur pemerintahan desa melalui Program Kepala Desa Masuk Kampus Angkatan II menjadi bagian dari Program Pemerintahan Desa Berdampak Tahun 2026.
Dalam hal ini, Dua Kepala Desa dari Kabupaten Pakpak Bharat, Sumatera Utara, mengikuti pembelajaran kampus di Universitas Indonesi (UI), Depok, Jawa Barat, bertujuan meningkatkan kompetensi kepala desa agar memiliki kepemimpinan yang visioner, tata kelola pemerintahan yang profesional, serta mampu menghadirkan inovasi pembangunan berbasis data dan potensi lokal.
Kepala Desa Aornakan II, Kecamatan Pergetteng-getteng Sengkut, Nengteng Manik, S.Or, dan Kepala Desa Silima Kuta, Kecamatan STTU-Julu, Kabupaten Pakpak Bharat, Saktimon Berutu, ST, Provinsi Sumatera Utara, menuturkan via pesan WhatsApp kepada media advokasi.id, menyambut positif pelaksanaan Program Kepala Desa Masuk Kampus. Menurutnya, Hal ini peluang sangat berharga untuk meningkatkan kompetensi serta memperluas wawasan dalam tata kelola keperintahan desa.
"Kita ketahui, semua orang adalah guru dan semua tempat adalah sekolah untuk belajar, nah ini kesempatan berharga untuk menuntut ilmu dan pengalaman baru khususnya dalam peningkatan tata kelola dalam pemerintahan desa", Tulis Nengteng Manik.
Senada dengan Nengteng, Kepala Desa Silima Kuta, Kecamatan STTU-Julu, Saktimon Berutu, ST menuturkan peluang yang sangat berharga ini tentunya memiliki makna dan pengalaman baru untuk meningkatkan kwalitas pelayanan publik,
"Ini merupakan suatu peluang besar memperoleh ilmu dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik, mempercepat pembangunan desa dan mewujudkan tata kelola pemerintah lebih efektif, transparan dan akuntabel, Kita berharap, cakupan seluruh materi yang kita peroleh nantinya bisa diterapkan di Desa", Terangnya.
Pelaksanaan kegiatan ini merupakan Program hasil kolaborasi Kemendagri dan Universitas Indonesia menghadirkan pendekatan pembelajaran yang menggabungkan perspektif akademik dengan praktik penyelenggaraan pemerintahan. Para kepala desa dibekali berbagai materi untuk memperkuat kapasitas kepemimpinan, pengambilan keputusan, serta pengelolaan pemerintahan desa yang adaptif terhadap perkembangan sosial, ekonomi, dan transformasi digital.
Dalam kuliah umum ini, Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, Tito Karnavian, menegaskan bahwa peningkatan kapasitas kepala desa merupakan langkah strategis untuk mempercepat pembangunan nasional sekaligus menjaga keseimbangan pembangunan antara wilayah perkotaan dan pedesaan. Menurutnya, desa tidak lagi dapat dipandang sebagai pelengkap pembangunan, tetapi harus menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru yang mampu menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Desa harus mampu menjadi motor penggerak ekonomi. Dengan demikian, masyarakat tidak perlu bermigrasi ke kota hanya untuk mencari pekerjaan sehingga pembangunan dapat berlangsung lebih merata,” ujar Tito.
Jandry Manik/mediaadvokasi.id
#Kades #NengtengManik #SaktimonBerutu
#MasukKampus
#UI
#UniversitasIndonesia
#TitoKarnavian
#PenggerakEkonomi