HEADLINE
Dark Mode
Large text article



















Di Tengah Kesulitan Bersama" Persaudaraan Aceh Tamiang dan Medan Semakin Erat


Aceh Tamiang–mediaadvokasi.id: Hubungan antardaerah bukan sekadar urusan birokrasi belaka, melainkan tentang ikatan kemanusiaan yang nyata terasa tatkala musibah datang menghampiri. Semangat persaudaraan inilah yang mendorong Bupati Aceh Tamiang, Irjen Pol. (Purn.) Drs. Armia Pahmi, MH memimpin langsung jajaran Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang bersilaturahmi dengan Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, di Kota Medan, Kamis (9/7/2026).
 
Pertemuan yang berlangsung penuh kehangatan ini menjadi momen bagi Bupati Armia untuk menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya dan ucapan terima kasih yang mendalam atas bantuan tulus yang diberikan Pemerintah Kota Medan pasca bencana banjir besar yang melanda Aceh Tamiang beberapa waktu lalu.
 
Bupati Armia mengaku sangat terharu sekaligus kagum atas ketulusan yang ditunjukkan jajaran Pemko Medan. Pasalnya, armada pemadam kebakaran dan alat berat dari Dinas SDABMBK Pemko Medan tetap dikirimkan ke Bumi Muda Sedia, padahal saat itu Kota Medan sendiri juga sedang dilanda banjir besar.
 
“Kami sangat mengapresiasi kepedulian luar biasa dari Bapak Wali Kota Medan beserta seluruh jajaran. Meski saat itu Kota Medan juga sedang terdampak banjir, beliau tidak menutup mata dan justru segera mengirimkan bantuan untuk mempercepat proses pembersihan di Aceh Tamiang,” ujar Armia penuh penghargaan.
 
Dalam kunjungan tersebut, Bupati didampingi langsung oleh Wakil Bupati Ismail serta Plt. Sekretaris Daerah, Syuibun Anwar. Ia menegaskan gerak cepat Pemko Medan yang bertepatan dengan momen peringatan Hari Bela Negara merupakan wujud nyata ketulusan seorang pemimpin, yang semakin mengukuhkan persaudaraan sejati sesama saudara serumpun.
 
“Bantuan yang diberikan terbukti sangat meringankan beban masyarakat kami dalam upaya memulihkan infrastruktur dan pemukiman warga yang terdampak,” tuturnya.
 
Menyambut hangat kehadiran rombongan Aceh Tamiang, Wali Kota Medan Rico Waas menegaskan bahwa langkah solidaritas yang diambil murni didasari oleh panggilan hati nurani dan aspek kemanusiaan semata.
 
“Saat mendengar kondisi Aceh Tamiang membutuhkan bantuan darurat, kami langsung bergerak menurunkan tim pemadam kebakaran dan alat berat. Kami tidak mencari penghargaan maupun timbal balik, ini murni soal kemanusiaan dan persahabatan sesama anak bangsa,” tegas Rico Waas.
 
Melalui silaturahmi ini, Bupati Armia berharap ikatan emosional dan sinergi yang telah ditempa di masa sulit ini dapat terus diperluas ke berbagai sektor pembangunan lainnya, demi kemajuan bersama serta kesejahteraan masyarakat Aceh Tamiang dan Kota Medan.(Eri Efandi).