Wabup Aceh Tamiang Ingatkan Masyarakat Bijak Memilah Informasi
July 14, 2026
Aceh Tamiang–mediaadvokasi.id:
Wakil Bupati Aceh Tamiang, Ismail, SE.I, mengingatkan seluruh lapisan masyarakat untuk lebih cerdas dan bijak dalam menyaring informasi. Hal ini penting guna membentengi diri dari dampak buruk arus informasi yang meluap-luap serta maraknya ujaran kebencian yang kerap menyebar di media sosial.
Pesan tersebut disampaikan secara langsung oleh Wabup Ismail saat secara resmi membuka kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Literasi Informasi yang diselenggarakan oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Aceh Tamiang. Acara pembukaan berlangsung di Aula Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan (Distanbunnak), Selasa (14/7/2026).
Dalam sambutannya, Wabup Ismail menyoroti perubahan besar tantangan literasi di tengah gempuran teknologi digital saat ini. Menurutnya, hambatan utama masyarakat kini bukan lagi soal sulitnya mengakses informasi, melainkan ketidaksanggupan memilah mana yang benar dan mana yang salah di tengah derasnya arus data.
“Tantangan literasi hari ini sudah bergeser jauh. Kita tidak lagi kekurangan informasi, justru kini kita sedang dilanda banjir informasi. Di sinilah kemampuan memverifikasi kebenaran menjadi kunci paling penting,” ujar Ismail.
Ia juga menekankan perlunya menanamkan etika dan norma bermedia sosial kepada generasi muda serta masyarakat luas. Media sosial, kata dia, harus dikembalikan pada fungsi utamanya sebagai wadah berbagi pengetahuan dan mempererat tali persaudaraan.
“Sampaikan kepada anak-anak didik dan seluruh masyarakat bahwa dunia digital juga memiliki aturan dan norma moral. Media sosial seharusnya menjadi ruang berbagi ilmu dan menjaga silaturahmi, bukan tempat untuk menebar caci maki, fitnah, ataupun ujaran kebencian yang merusak persaudaraan. Cerdas berliterasi berarti cerdas dan bijak dalam menggunakan jempol kita saat membagikan sesuatu,” tegasnya.
Selaku pimpinan daerah, Wabup Ismail berharap kegiatan ini tidak hanya berhenti sebagai seremoni semata. Ia menuntut adanya hasil nyata berupa program literasi yang kreatif, inklusif, dan mampu mendongkrak indeks literasi di Aceh Tamiang secara berkelanjutan.
Kegiatan Bimbingan Teknis Literasi Informasi ini dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, mulai tanggal 14 hingga 16 Juli 2026. Pelatihan ini diikuti puluhan peserta yang terdiri dari pengelola perpustakaan sekolah, tenaga pendidik, serta perwakilan komunitas dan penggiat literasi di wilayah Aceh Tamiang.
Turut hadir dalam acara pembukaan tersebut Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah, Ir. Muhammad Zein, beserta jajaran pejabat di lingkungan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Aceh Tamiang.(Eri Efandi).