Kajati Jateng Pimpin DPD Aslinmas Jateng Untuk Perkuat Perlindungan Masyarakat
Kab.Semarang|MA-Dalam apel akbar yang dilaksanakan di Stadion Pandanaran, Wujil Kabupaten Semarang pagi ini (30/9), Kajati Jateng, Teguh Subroto dilantik menjadi ketua DPD Aslinmas Jateng dengan kata lain Kajati akan memimpin sebanyak 243.543 anggota untuk memperkuat perlindungan Masyarakat.
Pengukuhan dilakukan oleh Kepala Badan Pengendalian Pembangunan dan Investigasi Khusus (Bappidsus) Aris Marsudiyanto.
Kegiatan tersebut juga dihadiri oleh Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen (Jamintel) Kejagung RI, Reda Manthovani yang juga menjadi Pembina Satlinmas, Gubernur Jateng Ahmad Luthfi, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi, Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda Laos, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, Gubernur Bangka Belitung Hidayat Arsani, serta sejumlah pejabat dan para Kajari se-Jateng.
Dalam kesempatan yang sama, Ketua DPD Aslinmas Jateng Teguh Subroto mengatakan pengukuhan tersebut harus menjadi momentum untuk memperkuat organisasi sekaligus meningkatkan manfaat keberadaan Aslinmas bagi masyarakat.
“Posisi Aslinmas yang berada hingga tingkat desa dan kelurahan membuat organisasi tersebut memiliki kedekatan langsung dengan Masyarakat,” ungkapnya.
Oleh karena itu, peran Satlinmas tidak hanya berkaitan dengan keamanan lingkungan, tapi juga mencakup penanganan kebencanaan, sosial kemasyarakatan, ketahanan pangan, perlindungan lingkungan dan dukungan terhadap berbagai program pemerintah.
Dikatakan, Aslinmas harus jadi bagian dari kekuatan masyarakat yang hadir ketika dibutuhkan. “Aslinmas ini perannya sangat strategis dan tentu saja penguatan organisasi harus diikuti dengan peningkatan kapasitas serta perhatian terhadap kesejahteraan anggota,” tambah Teguh.
Dengan jumlah anggota yang cukup besar, Teguh berharap Aslinmas dapat membangun koordinasi yang semakin baik dengan Pemda, Aparat Keamanan dan berbagai unsur Masyarakat lainnya. “Kita ingin Aslinmas semakin solid, profesional, dan punya kemampuan yang sesuai dengan tantangan saat ini. Semangat gotong royong tetap jadi dasar, tetapi pelaksanaannya harus semakin tertata,” ujarnya.
Diketahui, penguatan Aslinmas di Jateng sejalan dengan pesan Reda Manthovani saat hadir di Kemah Bhakti Satya Linmas dan pengukuhan Aslinmas se-Provinsi Lampung di Bandar Lampung beberapa waktu yang lalu. Reda menekankan pentingnya solidaritas dan kerja nyata jajaran Aslinmas. “Para pengurus yang baru dikukuhkan tidak berhenti pada seremoni saja, tapi mampu mengoordinasikan dan menangani berbagai persoalan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat di lingkungan masing-masing,” Ujar Reda.
Kehadiran Reda sekaligus memperkuat upaya pengembangan Aslinmas agar tidak hanya menjadi wadah organisasi, tetapi mampu menjalankan fungsi sosial dan perlindungan masyarakat secara nyata.
Sebagai info tambahan, Jateng menjadi provinsi dengan jumlah anggota Asosiasi Satuan Perlindungan Masyarakat (Aslinmas) terbanyak se-Indonesia.Sementara Kabupaten Semarang menjadi daerah dengan Anggota Aslinmas terbanyak se-Jateng.
Berdasar data yang disampaikan, jumlah anggota Aslinmas mencapai 75.738 anggota. Untuk tingkat Jateng, DPC Aslinmas Kabupaten Semarang menempati posisi pertama dengan jumlah 32.854 anggota. Disusul Kab. Brebes 24.753 anggota, Kab. Wonosobo 5.087 anggota, Kab. Boyolali 2.703 anggota dan Kabupaten Batang 2.458 anggota
Besarnya jumlah tersebut menjadi modal organisasi untuk memperkuat peran perlindungan masyarakat di tingkat paling dekat dengan warga.
Melalui semangat “Hansip Reborn”, Satlinmas dan Aslinmas Jawa Tengah didorong tidak sekadar mempertahankan semangat pengabdian masa lalu, tetapi mampu beradaptasi dengan tantangan baru dan hadir sebagai kekuatan masyarakat yang profesional, solid, serta bermanfaat bagi lingkungan.
(PRABU)
