HEADLINE
Dark Mode
Large text article



















Hamzah: Berkat Program TMMD" Saya Akan Tinggal Lebih Aman Dan Nyaman


Aceh Tamiang–mediaadvokasi.id:     Langkah nyata mewujudkan tempat tinggal yang layak dan sehat bagi masyarakat terus ditunjukkan oleh Satuan Tugas (Satgas) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-128 Kodim 0117/Aceh Tamiang. Pada Selasa (19/05/2026).

Personel Satgas secara resmi memulai proses pembongkaran struktur bangunan pada satu unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang menjadi sasaran kelima sekaligus sasaran terakhir dalam program rehabilitasi hunian tahun ini. Rumah tersebut milik warga Desa Baling Karang, Kecamatan Sekerak, Kabupaten Aceh Tamiang, yang kini menjadi titik akhir pelaksanaan program perbaikan rumah bagi warga kurang mampu di wilayah sasaran kegiatan.
 
Sebagai salah satu prioritas utama dalam rangkaian sasaran fisik TMMD Reguler ke-128, Kodim 0117/Aceh Tamiang menargetkan pelaksanaan perbaikan menyeluruh terhadap lima unit rumah yang kondisinya dinilai tidak lagi memenuhi standar kelayakan huni. Seluruh rumah yang menjadi objek program ini merupakan milik warga yang masuk dalam kategori keluarga pra-sejahtera atau kurang mampu, yang selama ini tinggal di bangunan dengan kondisi memprihatinkan, mulai dari struktur bangunan yang rapuh, atap bocor, dinding tidak utuh, hingga lantai yang belum layak.
 
Program rehabilitasi RTLH ini disusun dengan tujuan mulia untuk meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat. Hunian yang layak, aman, dan sehat dianggap sebagai kebutuhan dasar manusia yang mutlak, dan kehadiran program ini diharapkan dapat menjawab kebutuhan tersebut sekaligus memberikan perlindungan dan kenyamanan bagi warga, terutama para lansia dan keluarga yang membutuhkan perhatian lebih. Melalui kegiatan ini, TNI berperan aktif membantu pemerintah daerah dalam mempercepat penurunan angka hunian tidak layak huni serta meningkatkan taraf kesehatan dan keselamatan sosial masyarakat pedesaan.
 
Suasana haru dan penuh rasa syukur terlihat jelas terpancar dari wajah Hamzah (77 tahun), pemilik rumah yang menjadi sasaran terakhir tersebut. Ia tampak mendampingi para anggota Satgas saat proses pembongkaran dimulai, mengamati setiap gerakan personel yang bekerja keras membongkar bagian-bagian bangunan yang sudah tua dan rusak. Bagi Hamzah, momen ini adalah kebahagiaan terbesar yang tidak pernah ia sangka akan terjadi di usianya yang sudah lanjut.
 
"Saya sangat bersyukur dan berterima kasih yang tak terhingga kepada bapak-bapak TNI. Sungguh, tidak pernah terbayangkan sebelumnya di dalam pikiran saya, bahwa rumah sederhana milik saya ini bisa diperhatikan dan diperbaiki seperti ini. Rasanya hati saya sangat senang dan lega," ungkap Hamzah dengan suara bergetar menahan haru.
 
Ia menceritakan bahwa selama puluhan tahun ia menempati rumah tersebut dengan segala keterbatasan dan kekurangannya. Struktur bangunan yang terbuat dari bahan seadanya membuatnya sering kali merasa cemas, terutama saat musim hujan atau angin kencang datang. Atap yang bocor dan dinding yang banyak celah membuat kenyamanan tinggal sangat terganggu. Namun, keterbatasan ekonomi membuatnya tak mampu berbuat banyak untuk memperbaiki keadaan.
 
"Selama ini saya tinggal di rumah ini dengan kondisi yang sangat memprihatinkan. Banyak bagian yang rusak, kalau hujan pasti air masuk ke dalam, dan kalau angin kencang saya selalu khawatir bangunan ini roboh. Namun, apa daya, saya hanya orang tua yang sudah tidak punya penghasilan tetap. Kehadiran program TMMD ini benar-benar menjadi harapan baru bagi saya. Sekarang saya punya keyakinan besar, nanti setelah selesai diperbaiki, saya bisa tinggal dengan jauh lebih nyaman, aman, dan tenang di sisa usia saya," tambah Hamzah.
 
Dengan dimulainya pembongkaran sasaran kelima ini, berarti seluruh sasaran RTLH dalam kegiatan TMMD Reguler ke-128 telah terjangkau oleh program. Selanjutnya, Satgas TMMD akan segera memasuki tahap pembangunan kembali atau rehabilitasi total dengan menggunakan bahan bangunan yang lebih berkualitas dan konstruksi yang kokoh. Pengerjaan akan dilakukan secara gotong royong antara anggota TNI dan warga sekitar, mengingat prinsip kemanunggalan TNI dan rakyat yang selalu dijunjung tinggi dalam setiap pelaksanaan kegiatan.
 
Satgas TMMD berkomitmen untuk menyelesaikan perbaikan kelima rumah ini secara tuntas dan tepat waktu, sehingga para pemiliknya dapat segera menempati hunian baru yang layak sebelum masa pelaksanaan program berakhir. Langkah ini menjadi bukti nyata kehadiran negara dalam bentuk pengabdian TNI untuk memelihara kesejahteraan dan melindungi masyarakat dari kondisi lingkungan tempat tinggal yang tidak aman.(Eri Efandi).